BIDUANDA

Icon

satu dunia satu agama satu tuhan

siapa ROSTHSCHILD ?

Sejarah Dinasti Rothschild

Masa Lalu – Wang      Masa Depan – Dunia

Terjemahan dari artikel Andrew Hitchcock,
www.iamthewitness.com  **Info tambahan Rothschild

SEJARAH DINASTI ROTHSCHILD

Keluarga Rothschild sudah mengendalikan dunia untuk waktu yang sangat lama, jangkauan mereka sudah mencapai banyak aspek dari kehidupan sehari-hari kita.

Rothschild mengklaim mereka adalah orang Yahudi, namun kenyataannya mereka adalah orang Khazar. Mereka datang dari sebuah negara yang disebut Khazaria, yang terletak di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang sekarang dimiliki oleh Georgia. Alasan mengapa keturunan Khazar mengklaim mereka sebagai orang Yahudi adalah karena pada tahun 740 Masehi, atas perintah dari raja mereka (King Bulan), rakyat Khazaria harus memeluk kepercayaan Yahudi, tetapi tentu saja itu tidak mengubah gen mereka dari Mongolia Asia (Turki) menjadi orang Yahudi.

Saat ini, 90% orang Yahudi di dunia adalah keturunan dari Khazar, atau yang lebih sering disebut sebagai Yahudi Ashkenazi. Orang-orang ini berbohong kepada seluruh dunia bahwa tanah Israel adalah tanah leluhur mereka, padahal kampung halaman sebenarnya dari nenek moyang mereka ada di Georgia yang terletak 800 mile dari Israel.

Jadi, lain kali kalau Anda mendengar Perdana Menteri Israel berpidato tentang penyiksaan terhadap Yahudi, ingatlah ini, setiap Perdana Menteri dari Israel sampai sekarang adalah Yahudi Ashkenazi. Jadi ketika mereka mengatakan bahwa adalah hak mereka untuk mendirikan negara Israel di tanah leluhur mereka, mereka secara sengaja sedang berbohong padamu, karena mereka sebenarnya tidak berasal dari sana, dan mereka sendiri mengetahuinya, sebab mereka sendirilah yang menyebut mereka sebagai Yahudi Ashkenazi.

BIBLE Kitab Wahyu Bab 2 ayat 9 :
“Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu – namun engkau kaya – dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.”

Darah keturunan paling kaya dan pemimpin dari Yahudi Ashkenazi di dunia saat ini adalah keluarga Rothschild. Seperti yang akan Anda pelajari di bab ini, Rothschild mendapatkan semuanya ini berkat kebohongan, manipulasi, dan pembunuhan. Darah keturunan mereka sudah menyebar ke keluarga kerajaan di Eropa, dan nama-nama keluarga berikut: Astor, Bundy, Collins, duPont, Freeman, Kennedy, Morgan, Oppenheimer, Rockefeller, Sassoon, Schiff, Taft, dan Van Duyn.

Namun, keluarga-keluarga di atas bukanlah semua dari yang harus Anda khawatirkan. Yahudi Ashkenazi selama abad-abad ini telah mengganti nama mereka, supaya mereka akan tampak seperti bagian dari ras dominan di setiap negara yang mereka tempati. Setelah mereka mendapatkan posisi yang berpengaruh di negara tersebut, mereka akan mengeksploitasi negara itu untuk majikan sebenarnya. Banyak bukti untuk membuktikan Rothschild masih melanjutkan tradisi penipuan ini.

Namun, tentu saja dunia ini adalah tempat yang luas. Saya bisa saja mengganti marga saya menjadi Rothschild, dan itu tidak akan membuat saya menjadi bagian dari mereka. Jadi, jangan secara otomatis mengandaikan bahwa semua orang dengan nama keluarga di atas adalah bagian dari jaringan kriminal Rothschild. Dan yang lebih penting lagi, mayoritas Yahudi Ashkenazi tidaklah bersalah dan bukan bagian dari mereka. Anda perlu melakukan penelitian sendiri, artikel ini adalah untuk menginformasikan orang-orang siapa musuh kita sebenarnya, dan bukan untuk menyerang orang-orang dari ras tertentu ataupun orang-orang dengan marga tertentu.

1743 : Mayer Amschel Bauer, seorang Yahudi Ashkenazi lahir di Frankfurt, Jerman. Dia adalah anak dari Moses Amschel Bauer, seorang pedagang uang.

Moses Amschel Bauer memasang sebuah tanda merah di pintu depan kantornya. Ini adalah sebuah heksagram merah (yang secara geometris dan numeris menunjuk ke angka 666) yang atas instruksi dari Rothschild akan menjadi bendera Israel dua abad kemudian.

1760 : Mayer Amschel Bauer bekerja di sebuah bank milik Oppenheimers di Hanover, Jerman. Dia sangat berhasil dan menjadi kemudian menjadi mitranya. Selama masa ini dia mulai berhubungan baik dengan Jenderal von Estorff.

Setelah kematian ayahnya, Bauer kembali ke Frankfurt dan mengambil alih bisnisnya. Bauer mengetahui pentingnya heksagram merah ini dan kemudian mengganti namanya menjadi Rothschild (artinya “tanda merah”).

Mayer Amschel Rothschild, menemukan bahwa Jenderal von Estorff berhubungan baik dengan Pangeran William IX dari Hesse-Hanau, salah satu keluarga kerajaan terkaya di Eropa, yang mendapatkan kekayaan mereka lewat pengiriman tentara Hessian ke Negara lain (sebuah praktek yang masih eksis sampai hari ini dalam bentuk pengiriman “pasukan penjaga perdamaian” di seluruh dunia).

Rothschild kemudian menjual koin-koin dan perhiasan berharga kepada Jenderal dengan harga murah, dan kemudian diperkenalkan dengan Pangeran William yang sangat senang mendapatkan koin langka dan perhiasan dengan harga diskon. Kemudian Rothschild menawarkan kepadanya berbagai bonus bila Pangeran bisa memberikan sejumlah bisnis kepadanya.

Rothschild akhirnya menjadi sangat dekat dengan Pangeran William, dan kemudian berbisnis dengannya dan juga anggota-anggota kerajaan lainnya. Dia kemudian menyadari bahwa meminjamkan uang ke pemerintah jauh lebih menguntungkan daripada meminjamkan kepada individual, karena pinjaman pemerintah jauh lebih besar dan dijamin oleh pajak dari negara tersebut.

1770 : Rothschild memulai rencana pendirian Illuminati dan mempercayakannya kepada seorang Yahudi Ashkenazi lainnya, Adam Weishaupt, untuk merancang organisasi dan perkembangannya. Illuminati akan dibentuk dengan ajaran dari Talmud, yang merupakan ajaran dari Rabi Yahudi. Kata Illuminati berasal dari kelompok Luciferian yang artinya “Sang Pembawa Cahaya.”

Rothschild menikah dengan seorang wanita bernama Gutle Schnaper.

1773 : Anak pertamanya (Amschel Mayer Rothschild) lahir. Sama seperti saudara-saudaranya yang kemudian akan lahir, akan diajarkan bisnis ketika berusia 12.

1774 : Anak kedua (Salomon Mayer Rothschild) lahir.

1776 : Adam Weishaupt secara ofisial menyelesaikan rencana organisasi dari Illuminati tanggal 1 Mei. Tujuan dari Illuminati adalah memecah belah goyim (semua orang non-Yahudi) melalui media politik, ekonomi, sosial, dan religius. Mereka akan menyediakan persenjataan dan insiden agar para goyim bisa berperang di antara mereka, menghancurkan pemerintahan nasional, merusak institusi keagamaan, dan akhirnya saling membunuh satu sama lain.

Weishaupt juga merekrut 2000 orang-orang paling berbakat dari bidang kesenian, edukasi, ilmu pengetahuan, keuangan, dan industri. Mereka diinstruksikan untuk melakukan hal-hal tersebut untuk mengontrol orang-orang:

1. Gunakan suapan uang ataupun sex untuk mengendalikan para pejabat tinggi baik di pemerintahan maupun institusi lainnya. Bila orang-orang penting ini sudah terperangkap dalam kebohongan ataupun godaan dari Illuminati, mereka akan bisa dikendalikan ataupun diancam, baik berupa kejatuhan finansial, ekspos publik, bahkan kematian bagi mereka ataupun keluarganya.

2. Fakultas dari universitas perlu mengajarkan kepada keturunan-keturunan dengan kemampuan mental yang luar biasa dari keluarga kaya pentingnya menuju internasionalisasi, bahwa hanya dunia dengan satu pemerintahanlah yang bisa mengakhiri perang dan perjuangan. Pelatihan ini akan disediakan lewat pemberian beasiswa kepada orang-orang terpilih.

3. Semua orang penting yang telah terperangkap oleh Illuminati, ditambah dengan murid-murid yang telah dididik dan dilatih khusus, akan dijadikan agen dan ditempatkan di pemerintahan sebagai pakar dan spesialis. Dengan demikian mereka bisa menentukan kebijakan yang dalam jangka panjang akan melayani tujuan rahasia dari Illuminati untuk membentuk Satu Pemerintahan Dunia dan membawa berbagai kehancuran kepada pemerintahan dan institusi religius berbagai negara.

4. Memperoleh kontrol mutlak atas pers, supaya semua berita dan informasi yang diberikan kepada publik akan membuat mereka percaya bahwa Satu Pemerintahan Dunia adalah solusi satu-satunya atas berbagai masalah.

1777 : Nathan Mayer Rothschild lahir.

1784 : Adam Weishaupt merencanakan Revolusi Perancis. Rencananya ditulis oleh salah seorang anak buahnya, Xavier Zwack, dan dikirim oleh kurier dari Frankfurt ke Paris. Namun, si kurier dalam perjalanannya mati tersambar petir, dan buku tersebut kemudian ditemukan polisi, dan diserahkan kepada otoritas Bavaria.

Pemerintahan Bavaria segera memerintahkan penutupan pondok kebatinan dari Weishaupt di Grand Orient. Pemerintahan Bavaria yakin rencana yang ditulis di buku itu adalah ancaman sangat nyata dari sebuah kelompok yang berpengaruh, yang akan menggunakan perang dan revolusi untuk mencapai tujuan politik mereka.

1785 : Pemerintahan Bavaria melarang Illuminati dan menutup semua pondok kebatinan mereka.

Mayer Amschel Rothschild memindahkan keluarganya ke sebuah rumah lima lantai di Frankfurt yang mereka tinggali bersama dengan keluarga Schiff.

1786 : Pemerintahan Bavaria menerbitkan detail dari Illuminati dalam dokumen berjudul “The Original Writings of The Order and Sect of The Illuminati.” Mereka mengirimkan dokumen ini kepada semua pimpinan gereja dan pemerintahan di Eropa, sayangnya peringatan ini diabaikan oleh mereka.

1788 : Kalmann (Carl) Mayer Rothschild lahir.

1789 : Rencana Illuminati untuk memprakarsai Revolusi Perancis berhasil mulai tahun ini sampai tahun 1793. Revolusi ini adalah impian para bankir, mereka mendirikan sebuah konstitusi dan meluluskan aturan untuk melarang Gereja Roma untuk memungut pajak dan juga mengeluarkan Gereja sebagai obyek pengecualian pajak.

1790 : Mayer Amschel Rothchild berkata,

“Biarkan saya menerbitkan dan mengontrol uang sebuah Negara dan saya tidak peduli siapa yang menulis hukumnya.”

1791 : Rothschild mendapatkan “kontrol atas uang negara” melalui agennya di kabinet George Washington, Alexander Hamilton, dengan mendirikan sebuah bank sentral di Amerika yang dinamakan First Bank of the United States. Kartel ini diberikan selama 20 tahun.

1792 : Jacob (James) Mayer Rothschild lahir.

1796 : Amschel Mayer Rothschild menikahi Eva Hanau.

1798 : Pada umur 21, Nathan Mayer Rothschild meninggalkan Frankfurt menuju Inggris, dan mendirikan sebuah bank di London.

1800 : Salomon Mayer Rothschild menikahi Caroline Stern.

1806 : Napoleon mengatakan bahwa dia akan menyingkirkan keluarga Hess-Cassel dari pemerintahan. Pangeran William IX dari Hesse-Hanau, melarikan diri dari Jerman menuju Denmark dan mempercayakan kekayaan senilai 3 juta dolar kepada Mayer Amschel Rothschild.

Nathan Rothschild menikahi Hannah Barent Cohen, putri dari seorang pedagang kaya di London.

1808 : Anak pertama Nathan Rothschild, Lionel Nathan de Rothschild lahir.

1810 : Sir Francis Baring dan Abraham Goldsmid meninggal. Dengan demikian Nathan Rothschild menjadi satu-satunya bankir besar di Inggris.

Salomon Rothschild menuju Vienna, Austria, dan mendirikan sebuah bank, M.von Rothschild und Sohne.

1811 : Kartel Bank of the United States habis dan Konggres Amerika tidak memperpanjangnya. Nathan Rothschild berkata,

“Bila aplikasi perpanjangan kartel ini tidak diperpanjang, Amerika akan terlibat dalam perang yang mengerikan.”

Konggres tetap menolak memperpanjang kartel ini, dan Nathan Rothschild mengancam kembali,

“Beri pelajaran buat Amerika yang lancang. Bawa kembali mereka ke status kolonial.”

1812 : Didukung oleh uang dari Rothschild, Inggris menyatakan perang atas Amerika. Rencana Rothschild adalah membawa Amerika ke lembah hutang yang dalam dan memaksa mereka untuk memperbahui kartel First Bank of the United States.

Mayer Amschel Rothschild meninggal. Dalam wasiatnya dia memerintahkan hal berikut: semua posisi penting di bisnis keluarga hanya boleh dipegang oleh anggota keluarga; hanya anak laki-laki dari keluarga yang boleh berpartisipasi dalam bisnis keluarga, ini termasuk seorang anak laki-lakinya yang lahir di luar nikah (penting untuk diketahui bahwa Rothschild juga memiliki 5 anak perempuan, jadi hari ini penyebaran dari dinasti Zionist Rothchild yang tidak memiliki marga Rothschild telah menyebar luas, dan orang Yahudi percaya anak yang lahir dari wanita Yahudi tetap adalah keturunan Yahudi); anggota keluarga harus mengawinkan anak sepupu pertama dengan sepupu kedua untuk mempertahankan kekayaan keluarga (dari 18 perkawinan dari cucunya, 16 adalah perkawinan antara sepupu pertama); tidak boleh dilakukan inventori publik atas kekayaannya; tidak boleh ada aksi legal terhadap nilai atas hartanya; anak tertua dari anak tertua akan menjadi kepala keluarga (kecuali mayoritas keluarga menyetujui untuk mengubahnya).

Contohnya adalah Nathan Mayer Rothschildlah yang menjadi kepala kelurga paska kematian Mayer Amschel Rothschild.

Jacob Mayer Rothschild menuju Perancis dan mendirikan sebuah bank, de Rothschild Freres.

Nathaniel de Rothschild, anak menantu Jacob Mayer Rothschild lahir.

1814 : Mengenai $3 juta yang dititipkan Pangeran William IX kepada Rothschild, menurut Ensiklopedia Yahudi, edisi 1905, volume 10, halaman 494:

Uang ini disimpan dalam tong anggur, dan tidak berhasil ditemukan oleh pasukan Napoleon saat mereka memasuki Frankfurt. Uang ini ternyata tidak pernah dikembalikan oleh Rothschild kepada Pangeran William.

Nathan Rothschild menginvestasikan $3 juta ini dalam emas di East India Company karena mengetahui uang itu akan berguna untuk kampanye peninsula Wellington. Uang yang dicuri ini memberikan empat keuntungan bagi Rothschild:
1. Dalam bentuk surat hutang Wellington yang dia beli dengan harga 50 sen per dolar dan dia dapatkan kembali dengan nilai par.
2. Dalam bentuk emas yang dia jual kepada Wellington.
3. Dalam bentuk pembelian kembali emas itu.
4. Dalam bentuk pengiriman emas tersebut ke Portugis.

1815 : Rothschild bersaudara menyediakan suplai emas kepada pasukan Wellington (melalui Nathan di Inggris) dan pasukan Napoleon (melalui Jacob di Perancis), dan memulai kebijakan mereka untuk membiayai kedua belah pihak dalam perang. Rothschild menyukai perang karena perang adalah generator hutang terbesar bagi sebuah negara yang bebas risiko bagi sang pemberi pinjaman.

Hutang ini selalu dijamin oleh pemerintah negara bersangkutan, dijamin oleh tenaga kerja di negara tersebut, dan benar-benar tidak masalah siapa yang menang dalam perang, karena dalam pinjaman disebutkan bahwa pemenang dari perang akan membayar hutang dari negara yang kalah.

Saat Rothschild membiayai kedua belah pihak dalam perang, mereka juga menggunakan jaringan bank yang mereka miliki di Eropa untuk mendirikan sebuah jaringan jasa pengiriman pos dengan menggunakan rute rahasia dan kurier yang lebih cepat. Keberadaan kurier sangat penting bagi Rothschild agar dia bisa selalu lebih cepat tahu dibanding orang lain untuk mengetahui informasi terkini dari apa yang terjadi.

Selain itu, kurier dari Rothschild adalah satu-satunya pedagang yang diizinkan melalui blokade Inggris dan Perancis. Kurier-kurier inilah yang selalu memberikan informasi kepada Nathan mengenai perkembangan terkini dari perang dan Nathan menggunakan informasi itu untuk mengambil posisi beli ataupun jual di bursa saham.

Salah satu kurier Rothschild bernama Rothworth. Saat hasil akhir perang Waterloo dimenangkan oleh Inggris, Rothworth berhasil memberitahu hasil perang tersebut kepada Rothschild 24 jam lebih cepat dibanding kurier dari Wellington.

Saat itu surat hutang Inggris disebut dengan consuls dan mereka diperdagangkan di bursa saham. Nathan menginstruksikan semua bawahannya untuk menjual consuls. Hal ini membuat pedagang lainnya percaya bahwa Inggris pasti telah kalah dalam perang dan mereka pun mulai menjual dalam kepanikan.

Harga consuls jatuh bebas dan Nathan kemudian diam-diam menginstruksikan bawahannya untuk membeli kembali consuls sebanyak-banyaknya.

Ketika berita kemenangan perang bagi Inggris sampai di London, nilai consuls naik ke level yang bahkan lebih tinggi dibanding harga sebelum perang dimulai. Nathan Rothschild mendapatkan keuntungan hampir 20 kali lipat dari investasi ini.

Keluarga Rothschild lewat cara ini berhasil mengontrol ekonomi Inggris, dan mengendalikan Bank of England.

Tahun 1815, Nathan Mayer Rothschild membuat pernyataan ini,

“Saya tidak peduli siapa boneka yang akan dipilih menjadi Raja Inggris untuk memimpin kekaisaran yang mana mataharinya tidak pernah terbenam. Orang yang mengontrol suplai uang Inggris mengendalikan kekaisaran Inggris, dan sayalah yang mengontrol suplai uang Inggris.”

Nathan juga mengatakan bahwa selama 17 tahun dia di Inggris, dia berhasil melipatgandakan 20.000 pound yang diberikan Bapaknya menjadi 50 juta pound, naik 2500 kali lipat!

Keluarga Rothschild menggunakan kontrol mereka di Bank of England untuk mengganti metode pengiriman emas antara negara ke negara, dan mereka mulai menggunakan kelima jaringan bank mereka yang tersebar di Eropa untuk memulai sistem debit dan kredit kertas, sistem perbankan yang bertahan sampai sekarang.

Di akhir dari abad tersebut, sebuah periode yang dikenal sebagai “Zaman Keluarga Rothschild,” diperkirakan keluarga ini mengontrol setengah dari kekayaan dunia.

Dalam Konggres Vienna yang berlangsung antara September 1814 sampai Juni tahun ini, Rothschild menyampaikan keinginannya untuk membentuk Pemerintahan Dunia, yang akan memberikan mereka kontrol politik mutlak atas kebanyakan dari negara-negara beradab.

Namun, Tsar Alexander I dari Rusia, yang tidak mengizinkan Rothschild untuk mendirikan bank sentral di Rusia, tidak setuju dengan rencana tersebut, sehingga rencana Pemerintahan Dunia Rothschild terhalangi.

Nathan Rothschild kemudian bersumpah bahwa suatu hari dia ataupun keturunan dari dia akan menghancurkan seluruh keluarga Tsar Alexander I dan keturunannya. Malang bagi dunia, 102 tahun kemudian keturunan Rothschild membiayai Bolsheviks dan memenuhi janji ini.

1816 : Konggres Amerika akhirnya menyetujui pendirian bank sentral Amerika berikut, Second Bank of the United States, yang mendapatkan kartel selama 20 tahun. Perang Inggris dengan Amerika pun berakhir dengan ribuan orang menjadi korban dalam perang demi Rothschild untuk mendapatkan banknya.

1818 : Setelah Perancis mendapatkan pinjaman besar pada tahun 1817 untuk membangun kembali Negara mereka paska perang Waterloo, Rothschild membeli surat hutang pemerintah dalam jumlah yang sangat besar dan membuat harganya melambung.

Pada 5 November mereka menjual besar-besaran di bursa dan menyebabkan nilai surat hutang tersebut jatuh bebas dan membawa Perancis ke kepanikan finansial. Keluarga Rothschild kemudian masuk kembali ke pasar dan mengambil kontrol atas suplai uang Perancis. Ini adalah tahun yang sama di mana Rothschild berhasil meminjamkan 5 juta pound kepada pemerintahan Prussia.

1821 : Kelmann (Carl) Mayer Rothschild dikirim ke Naples, Italy. Dia kemudian melakukan banyak transaksi bisnis dengan Vatikan dan Paus Gregory XVI.

Setiap kali Paus menerima Kalmann, dia akan memberikan tangannya untuk dicium, bukannya jari kaki seperti kebiasaan umumnya, yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh Kalmann di Vatikan.

1822 : Raja Austria menanugerahi kelima Rothschild bersaudara dengan gelar Baron. Nathan Rothschild memutuskan untuk tidak menerima gelar itu.

1823 : Keluarga Rothschild mengambil alih operasi finansial Gereja Katolik, di seluruh dunia.

1830 : David Sassoon, seorang bankir Yahudi, dan juga agen opium dari Rothschild di Cina, Jepang, dan Hong Kong, berhasil menyelundupkan 18.956 peti opium ke wilayah ini. Bisnis ini menghasilkan keuntungan jutaan dollar bagi Rothschild dan Kerajaan Inggris.

1832 : Presiden Amerika Andrew Jackson mengkampanyekan slogan “Jackson And No Bank!” Dia ingin kontrol sistem uang di Amerika ada di tangan rakyat, bukan di tangan bankir (Rothschild).

1833 : Rothschild memperketat suplai uang Amerika dan memprakarsai sebuah depresi ekonomi. Presiden Jackson yang mengetahui apa maksud dari tindakan ini kemudian berkata,

“Kalian para penjahat busuk, saya akan mengusir kalian, demi Tuhan, saya akan mengusir kalian.”

1834 : Pimpinan revolusi Italy, Guiseppe Mazzini, dipilih oleh Illuminati untuk menjalankan program revolusinya dan menjalankan tugas ini sampai dia meninggal tahun 1872.

1835 : Percobaan pembunuhan Presiden Jackson gagal.

Rothschild mendapatkan hak pertambangan quicksilver di Almaden, Spanyol. Transaksi ini adalah konsesi pertambangan terbesar pada zaman itu dan karena quicksilver adalah komponen vital untuk penyaringan emas dan perak, maka Rothschild secara virtual mendapatkan hak monopoli dunia.

1836 : Presiden Jackson berhasil menutup bank sentral Amerika, kartel bank mereka tidak diperbaharui.

Nathan Rothschild meninggal dunia dan kontrol atas banknya, N.M. Rothschild & Sons diberikan kepada adiknya, James Mayer Rothschild.

Penyelundupan opium di Cina oleh organisasi David Sassoon mencapai 30.000 peti per tahun, dan mulai menciptakan endemik opium di daratan Cina.

1837 : Rothschild mengirim August Belmont, seorang Yahudi Ashkenazi lainnya, untuk menyelamatkan kepentingan perbankan mereka setelah dikalahkan Presiden Andrew Jackson.

1839 : Pemerintahan Cina memerintahkan penyitaan opium dan membuang 2.000 peti opium ke sungai. David Sassoon segera menghubungi Rothschild dan hasilnya Kerajaan Inggris segera mengirim tentaranya melawan tentara Cina (Perang Opium). Perang tersebut berakhir tahun

1842 dengan ditandatanganinya Perjanjian Nanking. Beberapa butir dari perjanjian tersebut antara lain:
* Legalisasi perdagangan opium di seluruh daratan Cina.
* Kompensasi sebesar 2 juta pound kepada David Sassoon atas opium yang dibuang ke sungai.
* Penguasaan beberapa teritorial (pulau) Cina oleh Kerajaan Inggris.

1840 : Rothschild menjadi broker logam mulia Bank of England. Mereka kemudian juga mendirikan cabang di California dan Australia.

1844 : Salomon Mayer Rothschild membeli United Coal Miners di Vitkovice dan Austro-Hungarian Blast Furnace Company, itu adalah salah satu dari10 transaksi paling berpengaruh di dunia industri global saat itu.

Benjamin Disreaeli, seorang Yahudi Askkenazi (yang dua kali menjabat sebagai Perdana Menteri), menerbitkan Coningsby, di dalamnya dia menggambarkan Nathan Rothschild sebagai berikut,

“Raja dan Tuan dari pasar uang di dunia, dan tentu saja Raja dan Tuan atas segala yang lain. Dia memegang pendapatan dari Italia Selatan dalam bentuk gadai, dan semua Raja dan Menteri di seluruh dunia ada di bawah kendalinya.”

1845 : Presiden Andrew Jackson meninggal.

Jacob (James) Rothschild (yang menikahi keponakannya, Betty, putri dari saudaranya sendiri, Salomon Rothschild) memenangkan kontrak untuk membangun jalur kereta api terbesar.

Rel ini dinamai Chemin De Fer Du Nord yang menghubungkan Paris ke Valenciennes dan kemudian bersatu dengan jaringan rel Austria yang dibangun oleh saudaranya (Salomon Rothschild).

1847 : Lionel De Rothschild menikahi putri dari pamannya (Kalmann), dan terpilih menjadi anggota parlemen di London.

Salah satu persyaratan untuk memasuki parlemen adalah melakukan sumpah untuk setia sebagai Kristiani. Lionel Rothschild menolaknya dan kursi dia di parlemen tetap kosong selama 11 tahun kemudian sampai peraturan baru tentang sumpah parlemen diperbaharui. Bagaimana dia bisa mempertahankan kursi dia di parlemen selama 11 tahun?

1848 : Karl Marx, seorang Yahudi Ashkenazi, menerbitkan “The Communist Manifesto.” Pada saat yang bersamaan, Karl Ritter dari Universitas Frankfurt sedang menulis sebuah antitesis yang akan menjadi basis Freidrich Wilhelm Nietzsche untuk memulai “Nietzscheanisme,” yang kemudian dikembangkan menjadi Fasisme dan akhirnya menjadi Nazisme yang digunakan untuk menjalankan Perang Dunia I dan II.

Marx, Ritter, dan Neitzsche semuanya dibiayai dan bekerja atas instruksi keluarga Rothschild. Gagasan mereka adalah dengan menciptakan perbedaan ideologi, mereka bisa memecah-belah semakin banyak manusia, memancing mereka menuju pertengkaran, mempersenjatai mereka dan membawa mereka ke medan perang untuk saling membunuh, dan pada saat yang bersamaan menghancurkan semua institusi politik dan religius, rencana yang sama yang dimulai oleh Weishaupt tahun 1776.

1849 : Gutle Schnaper, istri dari Mayer Amschel Rothschild meninggal. Sebelum meninggal dia berkata,

“Bila anak-anaku tidak menginginkan perang, maka tidak akan terjadi perang.”

1852 : N.M. Rothschild & Sons mulai mencetak emas dan perak untuk Royal Mint dan Bank of England dan pembeli internasional lainnya.

1854 : Caroline Stern, istri Salomon Rothschild, meninggal.

1855 : Amschel Mayer Rothschild meninggal.

Salomon Mayer Rothschild meninggal.

Kalmann Mayer Rothschild meninggal.

1858 : Lionel De Rothschild akhirnya menduduki kursinya di parlemen setelah peraturan tentang sumpah Kristiani diperluas ke agama lainnya. Dia menjadi orang Yahudi pertama yang duduk di parlemen Inggris.

1861 : Presiden Abrahan Lincoln mencari pinjaman dari bankir New York. Atas pengaruh dari Rothschild, bank-bank menawarkan pinjaman dengan bunga sangat tinggi, 24 sampai 36%.

Lincoln memutuskan untuk mencetak uang bebas hutangnya sendiri.

1862 : Bulan April, $449.338.902,- uang bebas hutang dicetak dan didistribusikan. Lincoln berkata,

“Kita memberikan rakyat di Republik ini berkat terbesar yang pernah mereka miliki, uang kertas milik mereka untuk membayar hutang-hutang mereka.”

1863 : Presiden Lincoln mengetahui bahwa Tsar Russia, Alexander II (1855 – 1881) juga memiliki masalah dengan Rothschild karena tidak mengizinkan usaha mereka untuk mendirikan bank sentral di Rusia. Tsar kemudian membantu Lincoln dengan mengirim kapal perangnya di San Fransisco sebagai peringatan bagi Inggris dan Perancis untuk tidak ikut campur dalam perang sipil Amerika.

Bank Rothshild di Naples, Italy, C.M. de Rothschild e figli, ditutup karena unifikasi Italy. Rothshild menggunakan salah seorang anggotanya, John D. Rockefeller untuk mendirikan sebuah perusahaan minyak bernama Standard Oil, yang akhirnya mengambil alih semua kompetitornya.

1865 : Di depan Konggres, Presiden Lincoln berkata,

“Saya menghadapi dua musuh besar, pasukan Negara Bagian Selatan di depanku, dan institusi finansial di belakangku. Dari keduanya, yang di belakangku itulah yang paling berbahaya.”

Tanggal 14 April, Lincoln mati dibunuh, 2 bulan sebelum berakhirnya perang sipil Amerika.

Keturunan keluarga Rothschild, Jacob Schiff, menuju Amerika pada usia 18 tahun, dengan instruksi untuk mendirikan sebuah bank sentral kembali di Amerika. Misi Jacob adalah sebagai berikut:
1. Mengontrol sistem keuangan Amerika dengan mendirikan bank sentral.
2. Temukan orang-orang, yang bila dibayar, akan melayani tujuan Illuminati dan mempromosikannya di pemerintahan Federal, Konggres, Kejaksaan, dan agen-agen federal lainnya.
3. Ciptakan perselisihan di dalam negara, terutama dengan menargetkan para kulit putih dan kulit hitam
4. Ciptakan gerakan penghancuran agama di Amerika, terutama agama Kristiani.

Nathaniel de Rothchild menjadi anggota parlemen untuk Aylesbury di Buckinghamshire.

1868 : Jacob Mayer Rothschild meninggal, tak lama setelah membeli Chateau Lafite, satu dari empat estate paling mahal di Perancis. Dia adalah anak terakhir dari Mayer Amschel Rothschild yang meninggal.

1870 : Nathaniel de Rothschild meninggal.

1871 : Seorang Jenderal Amerika bernama Albert Pike, yang telah menjadi anggota Illuminati atas pengaruh Guiseppe Mazzini, menyelesaikan cetak birunya untuk rancangan tiga perang dunia mendatang.

Perang dunia I adalah perang untuk menghancurkan Tsar Rusia, seperti yang pernah dijanjikan Nathan Rothschild tahun 1815. Tsar akan digantikan oleh komunisme yang akan digunakan untuk menyerang agama, terutama Kristiani. Perbedaan antara kekaisaran Inggris dan Jerman akan digunakan sebagai penyebab perang ini.

Perang dunia II didasari oleh kontroversi antara fasisme dan politik zionisme dengan pembunuhan orang Yahudi sebagai pemancing kebencian orang terhadap Jerman. Perang ini dirancang untuk menghancurkan fasisme (yang juga dirancang Rothschild) dan meningkatkan pengaruh politik para Zionist. Tujuan lain adalah untuk meningkatkan pengaruh komunisme ke level yang bisa menandingi kekuatan Kristiani.

Perang dunia III dirancang dengan menciptakan kebencian terhadap dunia Muslim dengan menempatkan mereka untuk berperang melawan kekuatan Zionist. Saat itu terjadi, negara-negara lain di dunia akan terpaksa berperang satu sama lain dengan menyebabkan kehancuran bagi mental, fisik, spiritual, dan ekonomi mereka.

Pada 15 Agustus tahun ini, Albert Pike menulis sebuah surat (sekarang dikatalogkan di British Museum) kepada Guiseppe Mazzini di mana dia berkata,

“Kita perlu melepaskan para nihilis dan atheis dan kita akan memprovokasi sebuah katalis besar sosial yang mana akibatnya akan ditunjukkan dengan jelas kepada semua negara. Mereka akan merasakan efek absolut dari atheisme, asal muasal dari penderitaan dan kerusuhan berdarah terbesar. Setelah itu, orang-orang akan terpaksa untuk melindungi diri mereka terhadap kelompok minoritas dari revolusioner dunia dan akan mulai membinasakan para penghancur peradaban. Para Kristiani yang saat itu akan menghadapi hilangnya semangat, kepemimpinan, dan timbulnya kekhawatiran terhadap keyakinan mereka, akan kehilangan arah kepada siapa mereka harus percaya, akan mendapatkan cahaya sejati lewat manifestasi universal dari doktrin suci Lucifer. Sebuah manifestasi yang mana akan membawakan sebuah pergerakan di mana Kristiani dan Atheisme, kedua-duanya akan ditaklukkan dan dihilangkan pada saat yang sama.”

1872 : Sebelum kematiannya, Guiseppe Mazzini menjadikan pimpinan revolusioner bernama Adrian Lemmy sebagai penggantinya. Lemmy di kemudian hari akan digantikan oleh Trotsky, setelah itu Stalin. Semua aktivitas dari orang-orang ini dibiayai oleh keluarga Rothschild.

1873 : Akibat mengalami kerugian, pertambangan tembaga Rio Tinto di Spanyol dibeli oleh sekelompok orang asing, termasuk Rothschild. Pertambangan ini adalah salah satu sumber tembaga terbesar di Eropa.

1875 : Jacob Schiff mengambil alih bank Kuhn, Loeb & Co. Dia juga membiayai Standard Oil John Rockefeller, bisnis rel kereta api Edward Harriman, dan bisnis baja Andrew Carnegie. Semuanya dengan dukungan dana dari Rothschild.

Tahun ini Lionel De Rothschild memberikan pinjaman kepada Perdana Menteri Benjamin Disraeli supaya Inggris sanggup membeli saham kepemilikan Terusan Suez dari Khedive Said, Mesir. Hal ini dilakukan karena Rothschild memerlukan akses rute ini di bawah kendali pemerintah yang bisa mereka kontrol, mereka memanfaatkan militer pemerintah untuk melindungi kepentingan bisnis mereka di Timur Tengah.

1879 : Lionel Rothschild meninggal.

1880 : Agen-agen Rothschild memulai program pembunuhan masal terhadap orang Yahudi di Rusia, Poland, Bulgaria, dan Romania. 2 juta orang kemudian mengungsi ke berbagai tempat, kebanyakan berpindah ke Amerika, ke New York, Chicago, Philadelphia, Boston, dan Los Angeles.
Mereka berhasil mendatangkan banyak orang Yahudi ke Amerika, yang setelah itu, akan dididik untuk menjadi pemilih partai Demokrat. 20 tahun kemudian, mereka memiliki basis pemilih partai Demokrat yang sangat besar di Amerika dan berhasil mengangkat anak didik Rothschild, Woodrow Wilson, menjadi Presiden Amerika.

1881 : Edmond James de Rothschild mendapatkan seorang anak laki-laki, Maurice de Rothschild.

1886 : Bank Rothschild Perancis, de Rothschild Freres mendapatkan mendapatkan sejumlah besar ladang minyak Rusia dan kemudian membentuk Caspian and Black Sea Petroleum Company, yang dalam waktu singkat menjadi perusahaan minyak terbesar nomor dua.
1887 : Penyelundup opium di Cina, Edward Albert Sassoon, menikahi Aline Caroline de Rothschild, cucu dari Jacob Mayer Rothschild. Bapak Aline, Gustave, bersama dengan saudaranya, Alphonse, mengambil alih cabang Rothschild Perancis setelah Bapak mereka, Jacob, meninggal.
Rothschild membiayai penggabungan tambang diamond Kimberley di Afrika Selatan. Mereka kemudian menjadi pemegang saham terbesar perusahaan ini, De Beers, dan mulai menambang batu mulia di Afrika dan India.

1891 : Pimpinan Partai Buruh Inggris membuat pernyataan berikut mengenai Rothschild,
“Penyedot darah ini adalah penyebab berbagai penderitaan di Eropa selama abad ini, dan mengumpulkan kekayaan yang amat besar lewat rekayasa perang antar negara yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Setiap kali ada keributan di Eropa, rumor bahwa akan terjadi perang akan membawa kecemasan dan ketakutan kepada warga, Anda bisa yakin bahwa Rothschild selalu ada di baliknya.”
Komentar semacam ini membuat gusar keluarga Rothschild dan di akhir abad ini mereka membeli agensi berita Reuters untuk mengendalikan media.

1895 : Edmond James de Rothschild mengunjungi Palestina dan kemudian menyediakan anggaran untuk membentuk negara Yahudi pertama, ini adalah untuk memenuhi tujuan jangka panjang untuk mendirikan sebuah negara sendiri oleh Rothschild.

1897 : Rothschild memprakarsai Konggres Zionist untuk mempromosikan Zionisme (sebuah pergerakan politik untuk memindahkan semua orang Yahudi ke sebuah negara Yahudi) dan mempersiapkan acara tersebut di Munich, Jerman. Namun karena penolakan oleh orang Yahudi Jerman lokal yang merasa bahagia di sana, pertemuan ini dipindahkan ke Basle, Swiss, dan berlangsung tanggal 29 Agustus. Pertemuan itu diketuai oleh seorang Yahudi Ashkenazi, Theodor Herzl, dan dia berkata,
“Sangat esensial bahwa penderitaan orang Yahudi… harus diperburuk… Ini akan membantu realisasi dari rencana kita… Saya memiliki sebuah rencana yang bagus… Saya akan memulai kampanye anti-Semit untuk menyita kekayaan orang Yahudi… para pengikut anti-Semit akan membantu kita dengan menyiksa dan menekan orang Yahudi. Para anti-Semit akan menjadi teman terbaik kita.”
Herzl kemudian diangkat sebagai Presiden dari organisasi Zionist yang menggunakan tanda heksagram dari Rothschild sebagai bendera Zionist yang 51 tahun kemudian menjadi bendera dari Israel.
Edward Henry Harriman menjadi Direktur dari Union Pasific Railroad dan kemudian mengambil alih Southern Pacific Railroad. Semuanya dibiayai dengan dana dari Rothschild.

1899 : Ditemukan cadangan emas dan diamond yang sangat besar di Afrika Selatan. Melalui agennya, Lord Alfred Milner dan Cicil Rhodes, Rothschild mengirim 400.000 pasukan Inggris untuk berperang di Afsel. Rothschild kemudian menjadi pemilik pertambangan emas dan diamond terbesar di dunia.

1902 : Philippe de Rothschild lahir.

1905 : Sekelompok Yahudi Zionist yang dipimpin Georgi Apollonovich Gapon mencoba menggulingkan Tsar Rusia lewat kudeta komunis. Mereka gagal dan terpaksa melarikan diri ke Jerman.

1906 : Rothschild mengklaim bahwa karena ketidakstabilan regional dan meningkatnya kompetisi dari Rockefeller (keluarga Rockefeller adalah keturunan Rothschild lewat darah anak perempuannya), mereka menjual saham Caspian and Black Sea Petroleum Company kepada Royal Dutch dan Shell. Ini adalah contoh bagaimana cara Rothschild menyembunyikan kekayaan sebenarnya dari mereka.

1907 : Rothschild, Jacob Schiff, dalam sebuah pidatonya kepada Departemen Perdagangan New York, berkata, atau lebih tepatnya, mengancam:

“Kecuali kami mendapatkan hak pendirian Bank Sentral dengan kendali kredit yang kuat, bila tidak negara ini akan menjalani penderitaan dan kepanikan finansial terbesar dalam sejarahnya.”

1909 : Jacob Schiff mendirikan National Advancement for the Asscociation of the Coloured People (NAACP). Mereka menghasut orang kulit hitam untuk melakukan kerusuhan dan kejahatan lainnya untuk menciptakan pertengkaran antara komunitas orang kulit putih dan hitam.

1912 : Pada 31 Maret, J.P. Morgan meninggal dunia. Kebanyakan orang mengira dia adalah orang terkaya di Amerika, tetapi di wasiatnya terungkap bahwa ternyata dia hanya memiliki 19% saham dari J.P. Morgan Company. 81% yang tersisa? Rothschild.
1913 : Pada 4 Maret, Woodrow Wilson terpilih menjadi Presiden ke-28 Amerika Serikat. Tak lama kemudian, dia dikunjungi oleh seorang Yahudi Ashkenazi, Samuel Untermyer, dari sebuah firma hukum: Guggenheim, Untermyer, and Marshall, yang memeras dia $40.000 untuk membocorkan rahasia perselingkuhannya dengan istri rekan dia saat dia masih seorang Profesor di Universitas Princeton.
Woodrow Wilson tidak ada uang untuk membayar, jadi Untermyer secara sukarela membayarkan $40.000 ini kepada wanita selingkuhannya namun dengan syarat dia akan menunjuk kandidat Jaksa Agung hanya berdasarkan rekomendasinya. Woodrow Wilson setuju.
Jacob Schiff mendirikan Anti Defamation League (ADL) di Amerika. Organisasi ini didirikan dengan tujuan memfitnah setiap orang yang mempertanyakan ataupun menantang konspirasi global Rothschild dengan menyebut mereka “anti-Semit.”
Pada tahun yang sama, bank sentral Amerika, Federal Reserve, yang merupakan sebuah perusahaan swasta, didirikan.

1914 : Dimulainya Perang Dunia I. Rothschild Jerman membiayai Jerman, Rothschild Inggris membiayai Inggris, dan Rothschild Perancis membiayai Perancis.
Keluarga Rothschild juga mengontrol tiga agensi berita terbesar di Eropa: Wolff di Jerman, Reuters di Inggris, dan Havas di Perancis.
Sejak saat itu keluarga Rothschild jarang diekspos di media, karena mereka sekarang adalah pemilik dari media.

1916 : Pada 4 Juni, seorang Yahudi Ashkenazi, Louis Dembitz Brandeis diangkat sebagai Ketua Kejaksaan Amerika oleh Woodrow Wilson, yang bekerja atas instruksi dari Untermyer. Brandeis juga adalah pimpinan Komite Eksekutif dari Zionist, posisi yang dia pegang sejak 1914.
Sebuah kejadian tak terduga terjadi. Pemerintahan Jerman, yang sebenarnya sedang di atas angin dalam perang, menawarkan gencatan senjata kepada Inggris. Rothschild mulai cemas karena mereka tidak berharap perang berakhir sedemikian cepat, memulai rencana lain mereka.
Agen Rothschild di Amerika, Louis Brandeis berjanji kepada Inggris bahwa Amerika akan melibatkan diri dalam perang, dengan catatan Inggris memberikan tanah mereka di Palestina kepada Rothschild.
Media Amerika yang sebelumnya cenderung pro Jerman mulai berbalik arah. Mereka mulai melaporkan : tentara Jerman membunuh perawat palang merah, tentara Jerman memotong tangan bayi-bayi, dan propaganda-propaganda lainnya untuk memanipulasi kebencian terhadap Jerman.
Pada 12 Desember, Jerman dan sekutunya menawarkan peryaratan perdamaian untuk mengakhiri perang.

1917 : Zionist Rothschild yang sebelumnya telah berjanji kepada Inggris, untuk melibatkan Amerika dalam perang, memutuskan bahwa mereka ingin pernyataan tertulis dari Inggris sebagai jaminan bahwa mereka akan menepati janjinya. Sekretaris Luar Negeri Inggris, Arthur James Balfour kemudian menuliskan surat yang dikenal sebagai “Deklarasi Balfour” yang isinya adalah Inggris akan memberikan tanah Palestina kepada Rothschild.

Rothschild memerintahkan eksekusi melalui Bolsheviks yang mereka kontrol, Tsar Nicholas II dan seluruh keluarganya dibunuh di Rusia, walaupun Tsar saat itu sudah turun tahta pada 2 Maret. Ini adalah untuk mengendalikan sepenuhnya Rusia dan juga sebagai balas dendam kepada Tsar Alexander I yang membantu Lincoln tahun 1864.

Sumpah dari Nathan Rothschild dipenuhi oleh keturunannya. Seluruh dunia mendapatkan peringatan apa akibat dari melawan Rothschild.

1919 : Bulan Januari, Karl Liebknecht dan Rosa Luxemburg, dua-duanya Yahudi Ashkenazi, mati saat mencoba melakukan kudeta komunis atas instruksi Rothschild, kali ini di Berlin, Jerman.

Konferensi Versailles diselenggarakan untuk menentukan berapa reparasi yang harus dibayar Jerman kepada pemenang Perang Dunia I. Sebuah delegasi berisi 117 Zionist yang dipimpin Bernard Baruch, mengungkit janji tanah Palestina kepada mereka. Saat itulah Jerman menyadari mengapa Amerika melawan mereka dan siapa yang ada di balik semuanya, Rothschild.

Jerman, secara alami merasa dikhianati oleh Zionist. Selama ini, Jerman adalah negara yang paling bersahabat dengan orang Yahudi. Di Jerman orang Yahudi dijamin dalam hukum akan mendapatkan semua hak sipil sama seperti orang Jerman.

Di samping itu, Jerman adalah satu-satunya negara di Eropa yang tidak membuat restriksi kepada kaum Yahudi, bahkan memberikan mereka tempat mengungsi bagi mereka saat kudeta mereka terhadap Tsar Rusia gagal tahun 1905.

Rothschild, yang mengorbankan jutaan nyawa orang tak bersalah, mendapatkan Palestina sebagai rumah bagi orang Yahudi. Walaupun serah terima sudah dilakukan, tetapi tempat tersebut masih atas kontrol Inggris, tetapi jangan lupa Rothschild yang mengontrol Inggris. Saat itu kurang dari 1% populasi Palestina adalah orang Yahudi. Menariknya, tuan rumah dari Konferensi Versailles adalah sang majikan, Baron Edmond de Rothschild.

Konferensi Versailles juga menjadi ajang bagi Rothschild untuk mendirikan sebuah Pemerintahan Dunia untuk mengakhiri semua perang (yang mereka ciptakan). Mereka menyebutnya “Liga Bangsa-Bangsa.” Karena tidak cukup negara yang menerima gagasan ini maka rencana ini terhalangi.

Pada 29 Maret harian The Times di London melaporkan tentang Bolsheviks di Rusia,

“Salah satu hal aneh tentang pergerakan Bolshevist adalah besarnya anggota non Rusia di dalamnya. Dari 20 atau 30 komisaris, lebih dari ¾ adalah orang Yahudi.”

Dilaporkan bahwa Rothschild sangat marah kepada Rusia karena tidak diizinkan untuk mendirikan sebuah bank sentral di negara mereka. Karena itu Rothschild mengumpulkan sekelompok orang Yahudi untuk memata-matai Rusia dan memprovokasi revolusi atas dalih memperjuangkan kepentingan orang banyak, yang sebenarnya adalah usaha mengambil alih Rusia oleh elit Setan yang dikendalikan Rothschild.

Para mata-mata, yang menggunakan tradisi kuno Ashkenazi, menggunakan nama-nama Rusia. Sebagai contoh, Trotsky nama aslinya adalah Bronstein. Kelompok ini dikirim ke berbagai tempat untuk memicu kerusuhan dan pemberontakan.

Edisi Internasional Jewish Post, pada 24 Januari 1991 mengkonfirmasi bahwa Vladimir Lenin adalah orang Yahudi, nama aslinya adalah Vladimir Ilyich Ulyanov. Lenin juga dikutip pernah mengatakan,

“Pendirian sebuah bank sentral adalah 90% dari usaha mengkomuniskan sebuah negara.”

Orang-orang Yahudi ini, para Bolsheviks yang dibiayai Rothschild tercatat dalam sejarah sebagai pembunuh 60 juta orang Kristiani dan orang-orang non-Yahudi di Soviet.

N.M. Rothschild & Sons mendapatkan peran permanen untuk menentukan harga harian emas dunia. Ini dilakukan di kantor mereka di City of London, setiap hari pada jam 11, yang dilakukan di tempat yang sama sampai tahun 2004.

1920 : Winston Churchill (Ibunya adalah orang Yahudi, artinya dia adalah orang Yahudi menurut hukum Ashkenazi) menuliskan hal berikut di artikel Illustrated Sunday Herald,

“Sejak pimpinan Illuminati Weishaupt, sampai ke Karl Marx, dan ke Trotsky, konspirasi dunia ini sudah berkembang dengan mantap. Sekarang akhirnya orang-orang luar biasa ini berhasil menggengam rambut dari setiap kepala orang Rusia dan menjadi tuan di kekaisaran yang luar biasa tersebut.”

1921 : Atas perintah dari Jacob Schiff, Council of Foreign Relations (CFR) didirikan oleh Bernard Baruch dan Kolonel Edward Mandell House. Schiff memberikan perintah ini sebelum kematiannya tahun 1920, bahwa harus didirikan sebuah organisasi di Amerika untuk menyaring para politisi untuk melanjutkan konspirasi Rothschild. Formasi dari CFR disetujui di sebuah pertemuan pada 30 Mei 1919 di Hotel Majestic di Paris, Perancis.

Anggota CFR pada mulanya adalah sekitar 1000 orang di Amerika. Mereka adalah kepala dari hampir semua kekaisaran industri di Amerika, semua bankir internasional Amerika, dan kepala dari semua yayasan bebas pajak. Mereka akan menyediakan modal bagi setiap kandidat yang ingin menjadi anggota Konggres, Senat, ataupun Presiden.

Pekerjaan pertama CFR adalah mengontrol pers. Tugas ini diberikan kepada John D. Rockefeller yang mendirikan sejumlah majalah nasional seperti Life dan Time. Dia juga membiayai Samuel Newhouse untuk membeli dan mendirikan jaringan surat kabar di seluruh Amerika, dan bersama-sama Eugene Meyer mereka membeli Washington Post, Newsweek, dan The Weekly Magazine.

CFR juga perlu mengontrol radio, televisi, dan industri perfilman. Tugas ini dibagi-bagikan di antara para bankir seperti Kuhn Loeb, Goldman Sachs, Warburgs, dan Lehmanns.

1924 : Josef Stalin menjadi penguasa di Rusia. Nama aslinya adalah Djugashvili, artinya “anak dari Yahudi.”

1925 : Tahun ini di Ensiklopedia Yahudi, dikatakan tentang keberadaan para Yahudi Ashkenazi (yang merupakan 90% dari dunia Yahudi), dengan sebuah pengakuan yang mengejutkan bahwa musuh dari Yahudi, Esau (yang juga dikenal dengan nama Edom, lihat Kitab Kejadian Bab 36:1), sekarang merupakan representasi dari ras Yahudi, dan pada halaman 42 volume V dikatakan bahwa,

“Edom adalah Yahudi modern.”

Ini sama saja dengan mengatakan bahwa orang-orang Yahudi Ashkenazi ini, yang merupakan 90% dari dunia Yahudi, sebenarnya adalah orang goyim (orang non-Yahudi).

1926 : Maurice de Rothschild melahirkan seorang anak laki-laki, Edmond de Rothschild.

1929 : Rothschild menghancurkan perekonomian Amerika dengan mengetatkan suplai uang .

1930 : Bank Dunia pertama Rothschild, “Bank for International Settelments (BIS)” didirikan di Basle, Swiss. Tempat yang sama saat 33 tahun sebelumnya diselenggarakan Konggres Zionist Dunia.

1933 : Pada 30 Januari, Adolf Hitler menjadi Kanselor Jerman. Dia mengusir Yahudi, yang kebanyakan adalah komunis keluar dari posisi mereka di pemerintahan Jerman. Akibatnya, pada bulan Juli, Yahudi menggelar Konferensi Dunia di Amsterdam dan menuntut Hitler mengembalikan setiap orang Yahudi kembali ke posisi mereka.

Hitler menolak. Kemudian Samuel Untermyer, yang sekarang menjadi kepala delegasi Amerika dan pimpinan konferensi ini, kembali ke Amerika dan menyampaikan hal berikut,

“…Yahudi adalah aristokrat di dunia… Apa yang akan kita lakukan adalah memboikot semua produk Jerman, pengiriman dan jasa… Kita akan menghancurkan regim Hitler dan mengembalikan akal sehat orang Jerman dengan menghancurkan ekspor mereka… Setiap dari kalian, orang Yahudi atau bukan… harus menolak membeli apapun juga yang dibuat dari Jerman.”

Karena 2/3 dari suplai makanan Jerman harus diimpor, dan hanya bisa diimpor kalau ada barang yang diekspor, maka bila Jerman tidak bisa lagi mengekspor, 2/3 dari populasi Jerman akan kelaparan, karena hanya ada bahan makanan untuk 1/3 rakyat Jerman.

Akibat boikot ini, Yahudi di Amerika, akan memprotes ataupun merusak semua toko yang menjual produk Jerman.

Saat efek dari boikot ini mulai terasa di Jerman, orang-orang Jerman, yang sampai saat itu tidak melakukan kekerasan apapun terhadap orang Yahudi, pun mulai memboikot toko-toko Yahudi.

Tentara Nazi dan Yahudi Palestina kemudian berkolaborasi selama 7 tahun ke depan. Mereka memiliki satu tujuan yang sama, Yahudi Palestina menginginkan agar semua orang Yahudi pindah ke Palestina, sedangkan Nazi menginginkan agar orang Yahudi di Jerman bisa diusir keluar dari Jerman. Mereka menandatangani sebuah perjanjian yang dinamakan Ha’avara, yang isinya adalah izin transfer dari penduduk Yahudi beserta kekayaan mereka untuk dipindahkan dari Jerman ke Palestina.

IBM yang didanai Rothchild, membuat mesin untuk Nazi yang memproduksi kartu-kartu untuk mengorganisasikan dan mengatur identifikasi sosial untuk mengusir orang Yahudi, dan menyita properti mereka.

Tahun ini, Presiden Roosevelt, yang lahir oleh wanita Yahudi, memerintahkan agar semua dolar Amerika dicetakkan sebuah logo Illuminati, sebuah mata yang sedang mengawasi dengan motto “Novus Ordo Seclorum,” artinya “Tatanan Dunia Baru.”

1934 : Hukum kerahasiaan bank Swiss dirubah dan setiap karyawan bank yang melanggar aturan ini akan dimasukkan ke penjara. Ini adalah persiapan untuk Perang Dunia II yang direkayasa oleh Rothschild, yang mana seperti biasanya, mereka akan membiayai kedua belah pihak.
Edmond de Rothschild meninggal.

1938 : Tanggal 7 November, seorang Yahudi, membunuh Ernst vom Rath, seorang ofisial kedutaan Jerman di Perancis. Hasilnya tingkat kebencian orang Jerman kepadaYahudi mulai lepas kendali.
Bank Rothschild di Austria, S.M. von Rothschild und Sohne, ditutup setelah pendudukan Nazi di Austria.

1939 : I.G. Farben, produsen bahan kimia di dunia dan perusahaan baja terbesar di Jerman melipatgandakan produksi mereka. Ini adalah untuk mempersiapkan pasukan Jerman menghadapi Perang Dunia II. Perusahaan ini dimiliki oleh Rothschild dan mereka menggunakan orang Yahudi dan para pembangkang lainnya sebagai budak pekerja. I.G. Farben juga menciptakan Zyklon B, gas yang digunakan untuk membunuh orang Yahudi.
Tanggal 1 September, Perang Dunia II dimulai saat Jerman menyerang Polandia. Pimpinan Jerman adalah orang Kristiani, dia mengetahui bahwa Rusia sedang dipimpin oleh Komunis (yang dibiayai Rothschild), dan dia khwatir saat Persekutuan Soviet berkembang terlalu kuat, Yahudi komunis akan menginvasi Jerman dan menyapu bersih orang Kristiani dari peta dunia.
1940 : Dalam bukunya, “Inside The Gestapo,” Hans jurgen Koehler mengatakan hal berikut tentang Maria Anna Schicklgruber, nenek dari Adolf Hitler,
“Seorang pelayan wanita… pergi ke Vienna dan menjadi pelayan rumah tangga… di kediaman Rothschild… dan Kakek Hitler yang tidak diketahui pasti ada di rumah tersebut.”
Buku lain “The Mind of Hitler,” oleh Walter Langer mengatakan,
“Ayah Hitler, Alois Hitler, adalah anak haram dari Maria Anna Schicklgruber… Maria tinggal di Vienna saat dia mengandung. Saat itu dia dipekerjakan sebagai pelayan di rumah Baron Rothschild. Saat diketahui bahwa dia mengandung, Maria dikirim pulang ke kampungnya… di mana Alois lahir.”
Di permukaan, tampaknya Hitler tidak mungkin seorang keturunan Rothschild, tetapi saat Anda mengetahui manfaat yang didapat Rothschild dari perang, baik secara finansial maupun politik, sebuah koneksi Rothschild sebenarnya tidak lagi tampak aneh.

1941 : Presiden Roosevelt merencanakan untuk melibatkan Amerika ke dalam perang dengan melarang penjualan baja bekas dan minyak kepada Jepang. Saat itu Jepang sedang berperang melawan Cina. Tanpa baja dan minyak, Jepang tidak bisa melanjutkan perangnya. Jepang tergantung total kepada Amerika untuk menyediakan baja bekas dan minyak. Roosevelt sudah tahu bahwa ini akan memprovokasi Jepang untuk menyerang Amerika, yang memang mereka lakukan lewat serangan Pearl Harbor.

1942 : Prescott Bush, Bapak dari dua Presiden Amerika di masa mendatang, George Herbert Walker dan George W, perusahaannya disita atas tuduhan “Berdagang dengan Musuh,” dia membiayai Hitler dari Amerika, padahal pada saat yang sama tentara Amerika sedang berperang melawan tentara Jerman.

1943 : Tanggal 18 Febuari, Izaak Greenbaum, seorang Zionist, kepala dari komite penyelamatan Yahudi, dalam pidatonya di pertemuan Zionist mengatakan,
“Bila saya ditanya, bisakah kamu memberikan uang dari UJA (United Jewish Appeal) untuk menolong kaum Yahudi, jawaban saya adalah tidak, saya katakan sekali lagi, tidak! Seekor sapi di Palestina lebih berharga daripada seluruh orang Yahudi di Polandia!”
Kata-kata ini tidaklah mengejutkan, keseluruhan ide dari Zionist memang mendukung pembunuhan masal terhadap orang Yahudi untuk menakut-nakuti mereka supaya percaya bahwa satu-satunya tempat yang aman bagi mereka adalah Israel. Bagaimana lagi caranya menyakinkan kaum Yahudi untuk meninggalkan kota-kota indah di Eropa untuk pindah ke Israel, sebuah padang gurun!

1944 : Di Bretton Woods, New Hampshire, dua bank Internasional Rothschild diciptakan: IMF dan World Bank.

1945 : Dilaporkan bahwa pabrik I.G. Farben tidak dijadikan target pemboman di Jerman. Di akhir perang, kerusakan pabrik ini hanya mencapai 15%. Pengadilan yang diselenggarakan di akhir Perang Dunia II untuk menginvestigasi kejahatan perang Nazi, melakukan sensor terhadap semua material yang melaporkan bantuan Barat kepada Hitler.
Keluarga Rothschild berhasil melangkah maju untuk menciptakan Pemerintahan Dunia mereka dengan didirikannya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
1947 : Inggris yang di sebelum Perang Dunia 2 menyatakan bahwa tidak akan ada imigrasi orang Yahudi ke Palestina untuk melindungi orang Palestina dari aksi teror terhadap mereka ataupun terhadap tentara Inggris, mentransfer kontrol atas Palestina kepada PBB, yang kemudian memutuskan untuk membagi Palestina menjadi 2 bagian, satu untuk Zionist dan satu lagi untuk Arab, dengan kota Yerusalem tetap sebagai zona internasional dan bisa dinikmati oleh semua aliran kepercayaan.
Transfer ini dijadwalkan pada 15 Mei 1948. Bagaimana orang Arab bisa tidak marah, PBB tidak punya hak untuk memberikan properti Arab kepada siapapun, apalagi sebenarnya saat itu orang Yahudi di Palestina hanya 6%, tetapi mereka mendapatkan 57% dari tanah Palestina.

1948 : Rothschild menyuap Harry Truman (Presiden ke-33 Amerika) untuk mengakui Israel sebagai negara berdaulat dengan memberikan $2 juta kepadanya sebagai dana kampanye. Setengah jam setelah Israel menyatakan diri sebagai negara berdaulat, Amerika menjadi negara pertama di dunia yang menyatakan pengakuan atas keberadaan Israel.
Bendera Israel diperkenalkan. Dia adalah heksagram Rothschild dengan warna biru.
Hal ini membuat marah banyak orang Yahudi yang menyadari bahwa tanda heksagram ini sebenarnya merupakan simbol misterius zaman kuno, Moloch, yang digambarkan sebagai Iblis yang tidak bersedia berkorban. Heksagram ini juga merepresentasikan Saturn, sebutan lain dari Setan. Tetapi begitulah, karena Rothschild menginginkannya, maka dia menjadi bendera dari Israel.

Dua garis biru di bendera Israel adalah simbol dari sungai Nil dan Eufrat. Dengan demikian ambisi teritorial dari Israel meliputi: Irak, Syria, Yordan, Lebanon, dan sebagian dari Arab Saudi.
Saat PBB mentransfer Palestina menjadi Negara Yahudi tanggal 15 Mei, Israel melancarkan serangan militer kepada orang Arab dan mengatakan kepada mereka, bila mereka tidak segera melarikan diri, mereka akan dibunuh. 800 ribu orang Arab pergi dalam panik, mereka mencoba meminta bantuan dari negara-negara Arab lainnya, tetapi tidak ada yang membantu karena saat itu tidak ada yang bisa menandingi persenjataan Israel yang disuplai oleh regim Stalin di Rusia. Kemudian Israel menguasai 78% tanah dari Palestina, lebih dari 57% seperti yang diberikan secara ilegal oleh PBB.

1949 : Pada 1 Oktober, Mao Tse Tsung menyatakan kemerdekaan Republik Rakyat Cina di lapangan Tiananmen, Beijing. Dia dibiayai oleh Komunis Rusia dengan dana dari Rothschild dan juga beberapa agen Rotschild lainnya yaitu: Solomon Adler, mantan ofisial Keuangan Amerika yang menjadi mata-mata di Rusia; Israel Epstein, anak dari seorang Yahudi Bolshevik yang dipenjarakan oleh Tsar di masa revolusi; dan Frank Coe, salah seorang pimpinan di IMF milik Rothschild.

1950 : Israel mengeluarkan peraturan tentang kepulangan pengungsi, menjamin bahwa setiap orang Yahudi di dunia memiliki hak untuk menetap di Israel, namun para warga Palestina yang nenek moyangnya sudah tinggal di sana sejak 1300 tahun yang lalu, tidak memiliki hak tersebut.

1951 : Badan Inteligen Israel “Mossad” didirikan. Motto dari Mossad mungkin adalah slogan paling memuakkan yang ada di dunia:
“By Way of Deception, Thou Shalt Do War”
(Dengan Cara Menipu, Engkau Seharusnya Berperang)

1955 : Edmond de Rothschild mendirikan Compagnie Financiere, di Paris.

1957 : Maurice de Rothscild meninggal di Paris.

1962 : de Rothchild Freres mendirikan Imetal sebagai perusahaan induk dari bisnis pertambangan mineral mereka.
Dalam bukunya “The Rothschilds,” Frederic Morton mengatakan,
“Walaupun mereka mengontrol industri, perdagangan, pertambangan, dari korporasi turisme, tidak dari perusahaan itu yang menggunakan nama Rothschild. Sebagai perusahaan pribadi, keluarga ini tidak perlu, dan tidak akan, menerbitkan laporan keuangan apapun.” Tujuan dari Rothschild adalah mengeliminasi semua kompetisi dan menciptakan monopoli global mereka sendiri.

1963 : Kurang dari enam bulan setelah menandatangani Executive Order 11110, yang mengembalikan hak mencetak uang Amerika kepada Konggres dan tidak lagi lewat Federal Reserve yang dimiliki Rothschild, Presiden John F. Kennedy mati ditembak.
Kemungkinan penyebab lainnya dari kematian Kennedy adalah karena dia menyatakan secara tegas kepada Perdana Menteri Israel, David Ben-Gurion, bahwa dalam keadaan apapun juga dia tidak akan menyetujui Israel menjadi negara nuklir.
Edmond de Rothschild mendirikan La Compagnie Financiere Edmond de Rothschild (LCF), di Swiss sebagai perusahaan modal ventura. Perusahaan ini kemudian berkembang menjadi bank investasi dan manajemen asset yang memiliki banyak cabang. Dia juga menikahi Nadine dan memiliki seorang anak, Benjamin de Rothschild.

1965 : Israel mendapatkan uranium dari NUMEC (Nuclear Materials and Equipment Corporation)

1970 : Perdana Menteri Inggris Edward Heath menjadikan Lord Victor Rothschild sebagai kepala unit kepolisian Inggris. Pada masa ini Inggris menjadi anggota European Community.

1973 : Dalam bukunya, None Dare Call It Conspiracy, Gary Allen mengatakan,
“Satu alasan utama mengapa buku-buku sejarah tidak membahas peranan dari bankir internasional dalam sejarah politik adalah karena Rothschild adalah orang Yahudi. Kaum Yahudi menggunakan organisasi Anti-Defamation Leaque (ADL) sebagai instrumen untuk meyakinkan semua orang bahwa bila orang membicarakan Rothschild dan kawan-kawannya maka dia menyerang orang Yahudi. Mereka juga menjadikan topik tersebut sebagai subjek yang tabu untuk dibicarakan di Universitas. Setiap individu ataupun buku yang membahas masalah ini akan segera diserang oleh ratusan komunitas ADL di seluruh negeri ini. Sesungguhnya, tidak ada orang yang lebih berhak lagi untuk marah kepada Rothschild selain orang Yahudi…, Rothschild-lah yang membiayai Nazi untuk membantai mereka.”
George J. Laurer, seorang karyawan Rothschild di IBM, menciptakan UPC (Universal Product Code) barcode yang melekat pada semua barang yang dijual di seluruh dunia yang memiliki angka 666.
Kitab Wahyu Bab 13 ayat 17 – 18:
“dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini adalah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.”
Keseluruhan tujuan Setan dari Rothschild sedang dijalankan di dunia, semua barang yang dibeli dan dijual menggunakan tanda dari binatang itu, 666.

1976 : Seorang Yahudi Ashkenazi, Harold Rosenthal, ajudan dari Yahudi Ashkenazi lainnya, Senator Jacob Javits, mengatakan,
“Kebanyakan orang Yahudi tidak ingin mengakuinya, tetapi tuhan kita adalah Lucifer.”

1980 : Fenomena global privatisasi dimulai. Dinasti Rothschild ada di baliknya sejak awal untuk mengambil alih kontrol atas semua aset publik di seluruh dunia.
1981 : Banque Rothschild dinasionalisasikan oleh pemerintah Perancis. Rothschild kemudian mendirikan bank baru Rothschild & Cie Banque (RCB) sebagai pengganti bank sebelumnya dan menjadi salah satu perusahaan investasi di Perancis.

1985 : Eustace Mullins mempublikasikan “Siapa pemilik Jaringan Televisi,” yang mana dia mengungkapkan bahwa Rothschild mengontrol ketiga jaringan terbesar TV Amerika: NBC, CBS, dan ABC.
N.M. Rothschild & Sons menasehati pemerintah Inggris untuk memprivatisasikan British Gas. Mereka kemudian juga membujuk Inggris melego semua aset-aset negaranya: baja, batu bara, perusahaan pembangkit listrik, dan juga air bersih.

1987 : Edmond de Rothschild mendirikan World Conservation Bank yang dirancang untuk mentransfer hutang dari negara dunia ketiga (miskin) ke bank tersebut dan sebagai gantinya negara dunia ketiga akan memberikan tanah mereka kepada bank tersebut. Ini dimaksudkan agar Rothschild bisa mengontrol negara dunia ketiga yang memiliki 30% luas tanah di bumi.

1988 : ADL menyelenggarakan kompetisi nasional bagi mahasiswa hukum untuk merancang draf anti-kebencian terhadap kelompok minoritas. Pemenangnya seorang pemuda bernama Joseph Ribakoff, di mengatakan bahwa bukan hanya kekerasan yang dimotivasi kebencian harus dilarang, tetapi semua kata-kata yang membangkitkan kecurigaan, perpecahan, kebencian, dan kemungkinan kekerasan, juga harus dianggap sebagai kriminal.
Pemenang hadiah ADL ini menyarankan pemerintah untuk memonitor dan melarang kebebasan berbicara, dan melakukan sensor terhadap semua film yang mengkritik kelompok tertentu. ADL berhasil memaksakan peraturan-peraturan ini untuk dipraktekkan di seluruh dunia 15 tahun mendatang.
Peraturan ini didisain untuk melindungi konspirasi Rothschild. Bila Anda mengkritik Rothschild sebagai kriminal kabalist, Anda akan dijadikan target anti-Semit.

1989 : Beberapa negara di Eropa Timur, atas pengaruh dari Glasnost dan Perestroika, menjadi lebih terbuka dan mulai menuntut kebebasan dari pemerintahan Komunis menjadi Republik. Di Rusia dan sejumlah negara Eropa Timur, komunisme mulai tumbang dan digantikan dengan Republik.
Di Rusia, Boris Yeltsin (istrinya adalah putri dari Joseph Stalin) dan pemerintahan Republiknya mengambil langkah mengakhiri Komunisme dan menyita semua properti mereka.
Ini adalah simbol jatuhnya komunisme di Rusia, dan menyebabkan gelombang eksodus sebanyak 700.000 orang Yahudi menuju Israel.

1991 : Perang Teluk dimulai. Amerika dan Inggris kembali terlibat dalam perang. Tidak kurang dari 150.000 tentara Irak mati dalam perang tersebut.

1992 : Bulan Maret, mantan Gubernur Federal Reserve Paul Volker menjadi Komisaris perusahaan perbankan Eropa: J. Rothschild, Wolfensohn and Co.
Tanggal 16 September mata uang Inggris Poundsterling jatuh oleh aksi spekulasi yang dipimpin agen Rothschild, seorang Yahudi Ashkenazi, George Soros. Soros meminjam pound dan kemudian membeli Deutsche Marks, dengan harapan akan mengembalikan pound ketika mata uang mereka didevaluasi dan mendapatkan selisihnya sebagai keuntungannya. Dalam satu hari itu, Soros untung 1 milyar dolar! Kanselor Inggris, Norman Lamont, mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 5% dan membawa Inggris menuju resesi selama beberapa tahun ke depan.
Rothschild yang menyuruh Inggris memprivatisasikan aset-aset negaranya sepanjang 1980-an, menyebabkan harga saham melambung, dan kemudian memprakarsai kejatuhan poundsterling untuk memborong saham-saham tersebut dengan harga murah. Ini adalah fotokopi dari apa yang dilakukan Nathan Mayer Rothschild untuk mengambil alih perekonomian Inggris 180 tahun yang lalu.
Perlu Anda ketahui, Norman Lamont adalah salah satu pimpinan N.M. Rothschild and Sons sebelum diangkat sebagai Kanselor Inggris.

1993 : Norman Lamont meninggalkan jabatannya di pemerintah Inggris dan kembali ke N.M. Rothschild & Sons sebagai Direktur, setelah misinya untuk menjatuhkan perekonomian Inggris berhasil.

1995 : Mantan ilmuan energi atom, Dr Kitty Little mengklaim bahwa Rothschild mengontrol 80% suplai uranium dunia yang membuat mereka sebagai pemegang monopoli atas nuklir.

1996 : Dalam wawancara di acara 60 Minutes, Duta Besar PBB Amerika, Madeleine Albright, seorang Yahudi Ashkenazi, yang ditanya mengenai sanksi ekonomi Amerika terhadap Irak yang menyebabkan kematian setengah juta balita berkata,
“Ini adalah pilihan yang sulit, tetapi harganya, menurut kami, setara.”
8 bulan kemudian, Presiden Clinton mengangkat Albright sebagai Sekretaris Negara.

1997 : Kofi Annan menjadi Sekretaris Jenderal PBB. Istrinya, Nane Lagergren, adalah keturunan dari Rothschild.

1998 : Bank Sentral Eropa didirikan di Frankfurt, kota kelahiran Rothschild.

2001 : Serangan 11 September terhadap gedung World Trade Center direkayasa oleh Israel dengan bantuan Inggris dan Amerika, dengan menjadikan Osama Bin Ladin sebagai tameng. Tujuannya adalah memperkuat kekuasaan negara dan menekan kebebasan dari penduduk dunia dengan menawarkan rasa aman.
Mereka juga akan menggunakan serangan ini untuk menyerang beberapa negara tersisa di dunia yang belum mengizinkan berdirinya bank sentral Rothschild. Kurang dari 1 bulan sejak ledakan WTC, Amerika menyerang Afganistan, satu dari 7 negara di dunia yang tidak memiliki bank sentral Rothschild.
Alasan lain mengapa Amerika menyerang Taliban di Afganistan adalah karena pimpinan mereka, Mullah Omar melarang produksi opium sejak Juli 2000. Anda masih ingat apa yang terjadi pada Cina tahun 1839? Hasilnya, sejak Maret 2002, produksi opium di Afganistan kembali meningkat dengan pesat.
Sebelum ledakan WTC, ada jutaan dolar transaksi put option (penjualan) saham American Airlines dan United Airlines. FBI tidak pernah melaporkan hasil investigasi mereka tentang siapa yang ada di balik transaksi itu karena hasilnya mengarah ke Israel.
Mulai ada kiriman anthrax ke berbagai instansi politik dan media Amerika. Seperti kasus 911, kesalahan lansung dilimpahkan kepada Al-Qaeda, sampai ditemukan bahwa ternyata antrax yang ditemukan dalam amplop kiriman adalah buatan khusus yang hanya dimiliki militer Amerika.
Pada 3 Oktober, Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, membuat pernyataan ini kepada Shimon Peres,
“Setiap kali kami melakukan sesuatu kamu mengatakan padaku Amerika akan berbuat ini dan Amerika akan berbuat itu… Saya mau mengatakan kepadamu dengan jelas, tidak usah khawatir tentang tekanan Amerika kepada Israel. Kita, orang Yahudi, mengendalikan Amerika, dan orang Amerika tahu itu.”

2002 : Kamus Internasional Webster yang dicetak ulang tahun 2002, menyediakan definisi baru tentang Anti-Semit yang sebelumnya belum pernah dirubah sejak 1956. Menurut definisi terbaru, anti-Semit adalah:
1. Memusuhi Yahudi baik sebagai agama maupun sebagai ras, yang sering kali diikuti dengan diskriminasi sosial, politik, dan ekonomi.
2. Oposisi terhadap Zionisme
3. Simpati terhadap musuh Israel.
Definisi (2) dan (3) adalah tambahan baru di edisi 2002 ini, sebagai persiapan sebelum Amerika menyerang Irak atas perintah dari negara Rothschild, Israel.

2003 : Amerika menyerang Irak tanggal 19 Maret, “Hari Purim” dalam kalender Yahudi. Hari Purim adalah hari saat Yahudi merayakan kemenangan mereka atas Babylonia, yang sekarang terletak di perbatasan Irak.
Perlu Anda ketahui, 10 tahun lalu, invasi Amerika kepada Irak diakhiri juga di Hari Purim, saat mereka membunuh 150.000 pasukan Irak. Purim juga merupakan saat di mana Yahudi dianjurkan untuk melakukan balas dendam berdarah terhadap para musuhnya.
Irak adalah satu dari 6 negara tersisa yang belum didirikan bank sentral Rothschild. Perang ini juga dimaksudkan untuk mencuri persediaan air bersih Irak untuk disuplai kepada Israel. Israel harus mencuri dari Dataran Tinggi Golan Syria untuk menyediakan 1/3 pasokan air bersih mereka.
Perdana Menteri Malaysia, Dr. Mahathir Mohamad berkata,
“Yahudi memerintah dunia secara tersembunyi. Mereka menyuruh orang lain berperang dan mati demi mereka.”

2004 : Direktur Nasional dari ADL, Abraham Foxman, menerbitkan sebuah buku berjudul “Never Again? The Threat of the New Anti-Semitism,” yang mana dia mengatakan bahwa Perjajian Baru “berbohong” bahwa orang Farisi bertanggungjawab atas kematian Yesus Kristus, dan karena itu buku itu merupakan buku anti-Semit. Alkitab adalah “buku yang menciptakan kebencian,” jadi perlu disensor ataupun dilarang.

2005 : Tanggal 20 Januari, saat menyampaikan pidato pengangkatannya, Presiden Bush berkata “Saat nenek moyang kita menyatakan sebuah tatanan dunia baru…,” Ini tidak benar. Nenek moyang Amerika tidak pernah menyatakan “Tatanan Dunia Baru (New World Order / One World Government), yang melakukannya adalah Roosevelt tahun 1933, saat dia memerintahkan uang dolar Amerika untuk dicap “Novus Ordo Seclorum.”
Saat ini tinggal 5 negara di dunia yang bank sentralnya tidak dalam pengaruh Rothschild: Iran, Korea Utara, Sudan, Kuba, dan Libya.”
Profesor Fisika, Stephen E. Jones dari Universitas Brigham Young menerbitkan sebuah makalah yang membuktikan bahwa gedung WTC hanya mungkin diruntuhkan dengan bahan peledak dan bukan lewat kobaran api. Tidak ada media yang mau meliput penemuan dia.
Tanggal 30 September, sebuah surat kabar di Denmark, Jyllands-Posten, menerbitkan 12 gambar kartun dari Nabi Muhammad. Kartun-kartun ini kemudian dicetak di lebih dari 50 negara lainnya dan memicu kemarahan dari komunitas Muslim. Ini persis adalah alasan mengapa gambar-gambar dicetak. Ingat, pemenang dari perselisihan antara komunitas Muslim dan bangsa Barat (Kristiani) bukanlah salah satu dari mereka, melainkan orang Yahudi Zionis. Siapa editor dari Jyllands-Posten? Flemming Rose, seorang Yahudi.

2006 : The Edmond De Rothschild Banque, cabang dari grup perbankan Edmond De Rothschild Eropa di Perancis, menjadi perusahaan perbankan keluarga pertama yang mendapatkan persetujuan dari Komisi Regulator Perbankan Cina untuk memasuki pasar finansial Cina.
ADL mulai menekan paksa berbagai pemerintahan di dunia untuk meluluskan legislasi kejahatan atas kebencian, terutama terhadap etnis minoritas (Yahudi). Mereka mulai ketakutan karena kriminalitas kabalis mereka semakin sering diekspos di internet. Pekerjaan mereka adalah melindungi jaringan kriminal ini dan cara terbaik untuk mencapai tujuan ini adalah meluluskan hukum bahwa siapapun yang mengekspos kriminalitas Yahudi akan dituntut sebagai kriminal. Pada saat yang bersamaan, mereka mempraktekkan hal yang berkebalikan dari apa yang mereka tekankan kepada orang lain:
• Israel hanya mengizinkan keturunan Yahudi untuk beremigrasi ke Israel dan memberikan insentif finansial kepada orang-orang tersebut.
• Hukum di Israel melarang perkawinan antara orang Yahudi dengan orang non-Yahudi.
• Israel melarang orang non-Yahudi untuk memiliki properti di negaranya, dan yang paling menarik…
• Israel melarang orang non-Yahudi untuk memiliki bisnis media di negaranya, sekalipun mereka adalah penguasa media di negara-negara lainnya.

David Irving dijatuhi hukuman 3 tahun penjara di Austria karena menyangkal adanya holocaust. Penting untuk Anda ketahui bahwa satu-satunya peristiwa sejarah yang bisa membuat Anda ditangkap hanya karena mempertanyakannya adalah holocaust. Ini terjadi karena inilah senjata terhebat Rothschild untuk mencuci otak ANDA, ORANG GOYIM YANG BODOH! bahwa Yahudi adalah kelompok yang selalu ditindas, padahal kenyataannya mereka mengontrol mayoritas dari korporasi finansial internasional di seluruh dunia.

Filed under: Ashkenazi, ILLUMINATI, Khazar, Rothschild, Yahudi

Bani Ashkenazi kaitannya dengan DAJJAL raja Yahudi

Dajjal Dari Bani Ashkenazi Yahudi?

Posted on May 16, 2008. Filed under: dajjal the anti christ |
Hipotesis  “Dajjal Adalah Dari Suku Ashkenazi”

Di atas adalah pernyataan teori saya tentang asal usul Dajjal. Hipotesis ini dilakukan secara ringkas sahaja melalui maklumat-maklumat dari buku, jurnal dan internet. Di bawah ini saya ingin menjelaskan mengapa saya beranggapan Dajjal berasal dari suku Ashkenazi.

Apa itu Ashkenazi?
Ashkenazi ialah nama suku (tribe) dari salah satu cabang dari bangsa Yahudi. Manakala Yahudi itu pula ialah berasal dari suku bangsa sebelah Siti Sarah iaitu isteri Nabi Ibrahim a.s. Semua anak keturunan dari perut Siti Sarah adalah digelar Bani Israel.


Bani Israel ialah gelaran kepada Nabi Yaakob a.s. yang mana semua keturunannya bermula dari Nabi Daud, Nabi Sulaiman sehinggalah Nabi Musa dan Nabi Isa adalah berketurunan Yahudi yang digelar Bani Israel.
Populasi Suku Ashkenazi
Populasi terbanyak adalah di Amerika Syarikat dimana dianggarkan seramai 5-6 juta orang menetap di sana. Diikuti pula oleh negara Israel, dianggarkan seramai 3-4 juta orang menetap di Israel.

Adakah Dajjal berketurunan Yahudi?
Pandangan peribadi saya ialah YA.
Tiada hadith khusus menyebut Dajjal dari keturunan Yahudi. Saya berpegang kepada atas 2 fakta sahih di bawah:
# 1 (Pertama) – Berdasarkan riwayat Ahmad dan Muslim dari Anas.
“Dajjal akan diikuti oleh 70,000 orang Yahudi Isfahan yang memakai toga.”
=>> Orang-orang Yahudi mempunyai sifat semulajadi iaitu hanya mempercayai orang sebangsa dengan mereka. Ini disebabkan semenjak zaman Nabi Ibrahim lagi umat Yahudi berpegang bahawa mereka adalah bangsa yang dipilih oleh Allah.
=>> Yahudi Isfahan mengikut arahan Dajjal kerana mereka tahu pemimpin mereka adalah berbangsa Yahudi seperti mereka.
# 2 (Kedua) – Berdasarkan realiti dunia hari ini yang dikuasai golongan Yahudi.
Saya telah menerangkan dalam artikel-artikel sebelum ini betapa Yahudi sejak 300 tahun dahulu telah pun menguasai dunia dari pelbagai aspek seperti:
• Politik Antarabangsa
• Ekonomi Dunia
• Hiburan dan Perfileman
Di atas dua fakta di atas saya amat berkeyainan Dajjal berketurunan Yahudi. Cuma dalam artikel ini saya ingin mengkhusus akan suku-suku Yahudi itu.
# 3 (Ketiga) – Berdasarkan pendapat Janet Moser
Janet Moser seorang pengkaji konspirasi Yahudi berpendapat bahawa Dajjal (AntiChrist) adalah dari bangsa Yahudi.
Dalam artikelnya yang bertajuk “THE EARLY JEWISH & CHRISTIAN VIEW OF THE IDENTITY OF THE ANTICHRIST”, Moser mengambil fakta dari kitab Injil dalam bab 11 (Daniel) ayat ke-37, yang berbunyi:
“Neither shall he regard the God of his fathers . . .nor regard any god: for he shall magnify himself above all.”
P/S: Sama ada ayat-ayat dari Injil benar atay tidak bukanlah tugas kita, ia adalah tugas cendekiawan-cendekiawan Islam untuk memperbetulkannya, misalnya Syeikh Ahmed Deedat, Syeikh Dr. Zakir Nair dan Muhammad Isa Dawud. Namun apa yang hendak ditegaskan di sini ialah umat Kristian sendiri mempercayai bahawa Dajjal itu adalah berketurunan Yahudi.
Permasalahan Suku Bangsa Asal Dajjal
Cuma yang boleh kita perhalusi ialah dari suku manakah Dajjal itu berasal kerana Yahudi mempunyai pelbagai cabang suku antaranya ialah:
• Mizrahi
• Khazar
• Sephardi
• Askhenazi
• Samaritan
Tetapi dalam suku-suku di atas saya berkeyakinan (InsyaAllah) Dajjal itu adalah dari suku Ashkenazi di atas beberapa fakta.
Tokoh-Tokoh Suku Ashkenazi
Ada beberapa sebab tertentu mengapa saya cenderong untuk mengatakan Dajjal berasal dari suku Ashkenazi. Fakta-fakta tersebut ialah…
• Kebanyakan tokoh-tokoh perang dunia berasal dari suku Ashkenazi.
• Tokoh-tokoh sains Eropah adalah dari bangsa Yahudi
• Tokoh-tokoh ekonomi dunia sekarang adalah berasal dari Yahudi suku Ashkenazi
• Kesemua tokoh berpengaruh dunia adalah berbangsa Yahudi Ashkenazi


Beberapa Latar Belakang Tokoh Ashkenazi yang perlu diketahui
1. Albert Eistein, merupakan Yahudi suku Ashkenazi, beliau adalah saintis terulung yang diagung-agungkan oleh barat sehingga wataknya dimasukkan dalam program Microsoft Office bahagian ‘Office Assistant”. Padanlah begitu, Bill Gates juga berbangsa Yahudi.


2. Karl Marx, juga berbangsa Yahudi suku Ashkenazi. Beliau menulis beberapa buku dan juga pengasas fahaman Nazi yang selepas itu didokong oleh Adolf Hitler (juga seorang Yahudi, sebelah ibunya).


3. Henry Kensigger, bekas setiausaha kerajaan Amerika Syarikat juga dari suku Ashkenazi. Sekarang ini menjadi salah seorang pemimpin kumpulan sulit bernama The Bilderberg Group.


4. Keluarga Rothschild. Merupakan keluarga yang terkaya di dunia dan 50% kekayaan dunia sekarang adalah miliknya. Keluarga Rothschild adalah penyebab bagi segala peperangan dunia dari 1800-an sehingga sekarang.


5. Keluarga Rockefeller, juga penguasa ekonomi dunia, dikatakan 40% kekayaan dunia sekarang adalah miliknya termasuk semua mesin-mesin carigali minyak dismua negara Arab. Rockefeller adalah pengasas kepada Trilateral Commission malah mempunyai universiti sendiri. Sesetengah pengkaji konspirasi meramalkan dia adalah orang yang boleh berhubung terus dengan AntiChrist (Dajjal)


Di atas hanya beberapa tokoh sahaja dari suku Yahudi Ashkenazi. Yahudi dari suku lain juga mungkin menguasai pelbagai dimensi sosial dunia. Cuma Dajjal berkemungkinan lebih cenderung untuk menaikkan saudara mara sukunya pada peringkat teratas.


“Yakni Dajjal mahukan tokoh-tokoh dari sukunya iaitu Ashkenazi menjadi pemimpin bagi semua tokoh-tokoh dari suku Yahudi yang lainnya”
Fritz Springmeier (pengkaji konspirasi Yahudi) menyatakan Dajjal berasal dari salah satu 13 keturunan pilihan.13 keturunan itu ialah:

1. Keluarga Astor
2. Keluarga Bundy
3. Keluarga Collins
4. Keluarga DuPont
5. Keluarga Freeman
6. Keluarga Kennedy
7. Keluarga Lee
8. Keluarga Onassis
9. Keluarga Reynolds
10. Keluarga Rockefeller
11. Keluarga Rothschild
12. Keluarga Russell
13. Keluarga Van Duyn

Menurut Danial A. Segal, seorang pakar antropologi, kajian ke atas tahap IQ bangsa Yahudi Ashkenazi mendapati mereka mengatasi suku-suku bangsa lain di dunia. Mereka mencatat 7 – 12 mata dan ke atas bagi setiap kajian.

Berikut adalah Ujian IQ ke atas sampel Yahudi Ashkenazi berdasarkan dari 6 sumber.
Source Sample sizes. Number of Ashkenazi Jews tested. Average IQ Ashkenazi Jews in USA and/or UK
Backman 1972 1236 107.8 verbal IQ
Backman in present study 150 107.5 crystallized IQ
Lynn Estimated 103.5 Ashkenazi Jews in Israel
Storfer Suggested IQ 112
Bachman 1970 Lesser than 100 112.8
Herrnstein/Murray 1994 59 112.6
Atau lihat buku-buku berikut:
Daniel A. Segal ‘The European’: Allegories of Racial Purity, Anthropology Today, Vol. 7, No. 5 (1991), muka surat. 7-9
Barnett, Susan M. and Williams, Wendy (2004). “National Intelligence and the Emperor’s New Clothes”. Contemporary Psychology: APA Review of Books 49 (4): muka surat 389-396.
Saya juga sarankan anda baca kajian oleh Gregory Cochran, Jason Hardy dan Henry Harpending dalam jurnal mereka yang bertajuk ‘Natural History of Ashkenazi Intelligance’.

Kaitan Ashkenazi dan Dajjal : persoalan-persoalan yang timbul
• Sekiranya Dajjal bukan perancang bagi segala kemusnahan dunia mengapa semua kekayaan dunia dan pemerintahan dimiliki oleh golongan elit Yahudi Ashkenazi?
• Mengapa suku Ashkenazi amat berpengaruh dan sedang meluaskan pengaruhnya dari tahun 1800 hingga sekarang?
• Mengapa Dajjal memilih suku ini dari suku-suku lain untuk memimpin kumpulan-kumpulan sulit Yahudi seperti Bilderberg, Skull and Bones, Illuminati, Trilateral Commission, Freemason dan Council on Foreign Relationship?
• Mengapa hanya keturunan keluarga Rothschild dan Rockefeller sahaja yang dipilih untuk menguasai ekonomi dunia sejak 300 tahun dahulu?
• Mengapa konspirator-konspirator Yahudi dari suku lain (misalnya Mizrahi dan Sephardi) tidak membantah penguasaan Rothschild dan Rockefeller?
• Adakah mereka semua telah ketahui bahawa Rothschild dan Rockefeleer adalah keluarga terpilih oleh Raja mereka?
• Ataupun adakah suku-suku Yahudi lain telah pun mengetahui bahawa Dajjal berasal dari suku ini?
Oleh kerana persoalan-persoalan inilah yang membuatkan penulis amat yakin suku Ashkenazi adalah suku asal Dajjal. Dan Dajjal sudah tentu mempunyai sebab-sebab tertentu untuk memilih sukunya sendiri.

Kesimpulan

Umum mengetahui bahawa dunia hari ini dikuasai oleh bangsa Yahudi dari segala aspek bermula dari politik hinggalah ke dunia hiburan serta pendidikan.  Tetapi masyarakat dunia (khususnya umat Islam), tidak mengetahui bahawa kebanyakan Yahudi yang menguasai dunia hari ini adalah dari suku Ashkenazi. Dan ramai juga yang tidak tahu, mengapa. Wallahu’alam…

oleh:- ibnuyaacob







There were no people who looked liks this Ashkebazi Jew that lived in the Middle East or Africa or Asia, unless as colonzers. But this Jew would have no shame in telling you he ‘is coming home back to Palestine’.

Pink as a pink rose, i.e. as a European. You have got eyes, but can you see?

ILLUMINATI Jacob Rothschild
 
Mengetuai dinasti Rothschild, berkahwin dengan keluarga Sinclair, mengikat perikatan antara ketua keluarga Illuminati, dan yang dianggap sebagai keturunan keluarga Grail.

CFR David Rockefeller
David Rockefeller (12 Jun 1915 – sekarang)Dilahirkan di bandar New York dan merupakan anak bongsu kepada diktator syarikat minyak dunia iaitu John D. Rockefeller. Rockfeller juga mempunyai univerisiti sendiri disamping menguasai 70% telaga-telaga minyak di Arab Saudi, UAE dan Kuwait.

Rockefeller juga adalah pemegang hartanah terbanyak di seluruh dunia. Dikatakan juga di mana pun negara yang pernah mengalami perang akan ada tanah Rockfeller. Majalah Forbes juga mengandaikan 50% kekayaan dunia adalah milik Rockfeller. Manakala 50% lagi adalah kepunyaan Rothschild.

Rockefeller telah menubuhkan suatu pertubuhan berdaftar tetapi mempunyai misi sulit iaitu Trilateral Commission pada 1973. Pertubuhan ini lebih kepada berbentuk forum-forum ekonomi dan pembentangan kertas kerja. Tetapi sebaliknya ia berperanan menguasai ekonomi dunia melalui ahli-ahlinya. Adakah David Rockefeller seorang disebalik pemubuhan sebuah Order Dunia Baru dengan Kerajaan Satu Dunia totalitarian?
“Kita sekarang berada di ambang transformasi global, apa yang kita inginkan adalah krisis besar dan bangsa-bangsa sedunia akan menerima New World Order” - David Rockefeller

Ignatius Loyola (1491-1556)
Ignatius seorang paderi katholik telah menubuhkan pertubuhan kebajikan katholik yang bernama Jesuit. Jesuit adalah pertubuhan Gereja Katolik Roma. Ia didirikan pada tahun 1534 oleh sekelompok mahasiswa pascasarjana dari Universitas Paris yang merupakan anak murid Ignatius Loyola.
Pada 15 Agustus 1534, Ignatius dan enam murid lainnya. Mereka mendirikan pertubuhan yang bernama Jesuit untuk “melaksanakan pelayanan dan misi di Palestin atau pergi ke mana sahaja tanpa banyak bertanya untuk mengikuti perintah Paus.”



Adam Weishaupt (6 Feb 1748 – 18 Nov 1830)
Beliau dilahirkan di Ingolstadt, Perancis dan bekerja sebagai Profesor Undang-Undang di Universiti of Ingolstadt. Weishaupt dikatakan mengamalkan penyembahan kesyaitanan secara sembunyi di universitinya.
Selepas berhenti bekerja dari universiti, beliau menganut (sebelum ini Yahudi) agama Kristian Katholik. Keilmuwannya yang tinggi menyebabkan beliau di lantik sebagai salah seorang paderi di gereja besar Katholik di Perancis.

Jawatannya sebagai paderi digunakan untuk mempengaruhi orang-orang tertentu mengamalkan penyembahan syaitan bersamanya di gereja. Akhirnya, kegiatan sulit Weshaupt diketahui pihak pengurusan gereja. Beliau dipecat selepas itu.

Sejak itu, Weishaupt mula bertungkus lumus menubuhkan gerakan sulit Illuminati. Matlamat Illuminati ialah menubuhkan “One World Government” dengan menggunakan polisi “New World Order”. Pertubuhan ini menguasai 80 peratus pentadbiran poltik dan ekonomi dunia secara rahsia.

Menubuhkan Pertubuhan
Ignatius Loyola menubuhkan pertubuhan Jesuit untuk paderi-paderi Katholik seluruh Eropah.
Adam Weishaupt menubuhkan Illluminati untuk orang-orang politik seluruh Eropah.
David Rockfeller menubuhkan Trilateral Commission untuk tokoh-tokoh ekonomi dan politik seluruh dunia
Mengawal Organisasi Lain Melalui Pertubuhan Yang Ditubuh
  • IgnatiusLoyola menubuhkan Jesuit pada 1534 untuk mengawal polisi pentadbiran tertinggi masyarakat Kristian iaitu Gereja Vatican. Sehingga sekarang Vatican dikuasai oleh salah seorang ahli Jesuit yang dikenali sebagai Black Pope.
  • Adam Weishaupt menubuhkan Illuminati pada 1 Mei 1776 untuk mengawal pertubuhan-pertubuhan politik di seluruh Eropah. Sekarang ini, pemimpin-pemimpin parti politik negara-negara berkuasa veto dipercayai adalah ahli Illuminati.
  • David Rockefeller menubuhkan Trilateral Commission pada 1973 untuk mengawal sumber ekonomi dunia. Sehingga sekarang semua sumber ekonomi negara dunia dikuasai ahli-ahli Trilateral Commission.

JESUIT Peter Hans Kolvenbach

  
Black Pope Peter Hans yang dikatakan orang sebenar dibelakang tabir Vatican, tidakkah wajahnya seiras dengan Ignatius dan Rockefeller?  #
With the most recent change being Peter Hans Kolvenbach now being replaced by the new Jesuit General Adolfo Nicolás.  
Spaniard Adolfo Nicolas was elected the Jesuits’ “black pope”, as the   head of the largest and perhaps most influential, controversial and prestigious Catholic order is known, in a secret conclave on Saturday.
Nicolas, 71, has run Jesuit operations in east Asia and Oceania since 2004 and spent most of his career in the Far East after being ordained in Tokyo in 1967.

The order said in a statement that Nicolas had been elected to succeed Father Peter-Hans Kolvenbach, who received permission from Pope Benedict to retire as head of the order formally known as the Society of Jesus at the age of 79.

Jesuit superior generals are known as “black popes” because, like the pontiff, they wield worldwide influence and usually keep their position for life.

 JESUIT Adolfo Nicolás
 

New Jesuit General Adolfo Nicolás

The Jesuit General is referred to as the “Black Pope” in reference to the color robes they wear. This is also who the regular Pope must confess his sins to in traditional Catholic confessional.

13 Bloodline
1. Astor bloodline
Pengasas kekayaan Astor adalah John Jacob Astor (1763-1884). John Jacob Astor lahir di Walldorf, Duchy of Baden (Jerman) dari keturunan Yahudi. Asal-usul Yahudinya telah tidak didhkan (tersembunyi).   Seorang tukang daging di Walldorf. Pada 1784, beliau ke Amerika selepas singgah di London.  Dia datang ke Amerika dan bergabung dengan Masonic Lodge.
  
Dalam waktu 2 hingga 3 tahun beliau telah menjadi Master of the Holland Lodge No 8 in NY City. (Lodge Belanda ini adalah lodge terkemuka kerana banyak daripada ahli-ahlinya mempunyai hubungan dengan Illuminati elit,  contohmya, Lodge # 8,  Archibald Russell, 1811-1871,  Presiden The Royal Society of Edinburgh).
John Jacob Astor (July 17, 1763 – March 29, 1848), born Johann Jakob or Johann Jacob Astor, was the first prominent member of the Astor family and the first multi-millionaire in the United States. He was the creator of the first trust in America, from which he made his fortune in fur trading, real estate, and opium.[2]
2. Bundy bloodline
3. Collins bloodline
4. DuPont bloodline
5. Freeman bloodline
6. Kennedy bloodline
7. Lee bloodline
8. Onassis bloodline
9. Reynolds bloodline
10. Rockefeller bloodline
11. Rothschild bloodline
12. Russell bloodline
13. Van Duyn bloodline

faeez58

Sebenarnya sedang berada di era Dajal
Nabi bersabda, “Antara kejadian Adam dan kejadian hari kiamat, tidak ada kejadian yang lebih dahsyat daripada Dajal.” (Muslim)

Dajal merupakan makhluk yang akan mendatangkan malapetaka yang dahsyat di akhir zaman. Berhubung dengan ini Nabi bersabda, “Antara kejadian Adam dan kejadian hari kiamat, tidak ada kejadian yang lebih dahsyat daripada Dajal.” (Muslim)

Kalimat Dajal berasal dari kalimat dajala yang bermaksud ‘yang menutup’. Mengikut kamus Usanul Arab, kalimat ini digunakan kerana Dajal adalah pendusta yang menutup kebenaran dengan kebatilan. Dia juga menutupi dunia dengan kesesatan bersama-sama dengan pengikutnya. Di samping itu Dajal akan mendatangkan huru-hara dan pancaroba yang dahsyat di muka bumi, Nabi telah menceritakan tentang semua ini melalui hadis-hadis baginda.

Sistem Perisikan di Era Dajal 

Di dalam sebuah riwayat oleh Fatimah binti Qais, pada suatu hari, selepas melaksanakan solat jemaah, nabi telah menaiki mimbar khutbah dan bersabda,

“Sahabatmu Tamim Ad-Dari yang dahulunya menganut agama Kristian dan sekarang menganut Islam, menceritakan kepadaku tentang Dajal. Beliau bersama-sama dengan tiga puluh orang rakan-rakannya telah belayar di laut. Kapal mereka telah hanyut selama lebih kurang sebulan sebelum terbabas di sebuah pulau. Di pulau itu mereka menemui makhluk yang amat hodoh, badannya dipenuhi bulu. Mereka bertanya kepada makhluk itu, ‘Siapa kamu?’ Makhluk itu menjawab:

‘Aku adalah pengintip atau spy (ana Jassasah).’ Kemudian makhluk hodoh ini menyuruh mereka pergi bertemu satu makhluk lain yang berbadan besar dan makhluk ini sedang dirantai dengan rantai yang kukuh. Dia mengatakan bahawa dia adalah Dajal…..” (Riwayat Muslim)

Hadis ini mengaitkan era Dajal dengan kewujudan sistem perisikan moden yang hodoh lagi menghancurkan. Di antara jentera perisikan yang banyak memporak-perandakan dunia pada hari ini ialah CIA, Mossad, M16 (SIS) dan KGB. Mengikut satu laporan yang bertajuk The Intelligence Community In The 21st Century, yang dibentangkan pada tahun 1996 oleh sebuah jawatankuasa khas di Amerika yang dikenali sebagai The Permanent Select Committee on Intelligence, Agensi Perisikan Amerika (CIA) sering kali diarahkan untuk melanggar undang-undang sama ada di dalam atau di luar negara. Jawatankuasa ini mendapati CIA telah bertindak di luar batas undang-undang sebanyak 100 ribu kali setahun dan mereka sanggup membunuh demi untuk mencapai matlamat mereka.

Mengikut Rodney Stich di dalam bukunya Defrauding America: Encyclopedia of Secret Operations by the CIA, DEA and Other Covert Agencies, pihak CIA telah membunuh Presiden Vietnam Selatan, Ngo Dinh Diem. Pihak CIA juga didapati terlibat dalam rancangan untuk menaikkan pemimpin-pemimpin boneka di negara-negara tertentu dan kemudian jika perlu membunuh mereka selepas itu.

Demikian juga dengan agensi perisikan Israel, Mossad. Pada 10 September 2001, akhbar The Washington Times memuatkan satu laporan khas berhubung agensi perisikan ini, berdasarkan kajian yang telah dilakukan oleh Army School for Advanced Military Studies (SAMS) di Amerika. Kajian ini merumuskan, Mossad ialah sebuah agensi yang “liar, kejam serta pintar. la mampu menyerang sasaran-sasaran tertentu di Amerika dan menampakkan seolah-olah ia adalah perbuatan orang-orang Palestin atau Arab.”
Anehnya sehari selepas laporan ini diterbitkan, berlakulah tragedi 11 September,2001, di New York. Pada tahun 1990, seorang bekas pegawai Mossad, Victor Ostrovsky bersama-sama dengan Claire Hoy, menulis sebuah buku bertajuk By Way of Deception terbitan St Martin’s Press, New York. Buku ini menceritakan tentang aktiviti Jahat Mossad termasuk perancangannya untuk memburukkan nama Libya dan Saddam Hussein.

Rusia juga mempunyai agensi perisikannya yang dikenali sebagai KGB dan GRU. KGB yang bermaksud Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti memfokuskan aktivitinya kepada golongan awam dan GRU yang bermaksud Glavnoye Razvedyvatelnoye Upravleniye terlibat di dalam perisikan ketenteraan. Sementara M16 mewakili Britain yang terkenal hebat  (Kejatuhan Sukarno di Indonesia adalah hasil kerja perisik British).

Teknologi di Era Dajal 

Mengikut hadis-hadis nabi, era Dajal ialah suatu era yang kaya dengan teknologi canggih. Antara teknologi itu berkaitan dengan kemampuan untuk mengubah cuaca, seperti menurunkan hujan. Berhubung dengan ini nabi bersabda, “Dajal akan mengarahkan langit dan langit akan menurunkan hujan dan dia akan mengarahkan bumi dan bumi akan mengeluarkan tumbuh-tumbuhan.” (Riwayat Muslim dan Tarmizi)

Teknologi yang wujud pada hari ini mampu ‘mencipta’ hujan. Teknologi ini mula diperkenalkan pada tahun 1946 dan menjadi semakin popular pada hari ini, terutamanya ketika menghadapi musim kemarau. Daily Telegraph, London, bertarikh 20 Ogos, 1969, melaporkan, kristal silver iodine telah digunakan di padang pasir untuk menurunkan hujan. Kristal yang sama juga pernah digunakan untuk meredakan kekuatan ribut taufan, seperti yang telah dilakukan ke atas taufan Hurricane Debris dan Hurricane Esther.

Mengikut kajian terkini, pendekatan yang digunakan untuk menurunkan hujan ialah melalui ‘pembenihan awan’. Antara konsep yang popular digunakan pada hari ini untuk menurunkan hujan ialah ‘pembenihan statik’ dengan menggunakan bahan seperti garam dan urea, serta ‘pembenihan higroskopik’ dengan menggunakan ais dan silver iodine.

Teknologi juga mampu mengubah tanah yang tidak subur menjadi subur lagi produktif. Hal ini tercapai, antaranya, melalui sistem pengairan yang canggih, penciptaan pelbagai jenis baja dan pengubahan bahan mineral dan organik yang terdapat di dalam tanah. Di Amerika, sebagai contoh, pada tahun 1902, melalui Bureau of Reclamation, banyak kawasan tanah yang tidak subur telah berjaya disuburkan melalui pendekatan ini.

Berhubung dengan sistem pengangkutan di era Dajal, Nabi bersabda, “(Kelajuan perjalanan Dajal) ialah seperti awan yang dipukul angin..” (Riwayat Muslim dan Tarmizi) Dalam riwayat yang lain, baginda bersabda, “Dajal akan mengenderai keldai. Jarak di antara kedua telinganya ialah tujuh puluh ela.” (Riwayat Baihaqi) Nabi juga bersabda, “Dajal akan melompat di antara langit dan bumi.” (Riwayat Abu Daud)

Sistem pengangkutan yang wujud pada hari ini, dengan kapal terbang dan jetnya, menepati sabda Nabi yang terdapat dalam hadis-hadis ini. Kelajuan kapal terbang dan jet adalah ‘seperti awan yang dipukul angin.’ Jarak antara kedua belah sayapnya berukuran kira-kira ‘tujuh puluh ela.’ Kapal terbang dan jet ‘melompat di antara langit dan bumi.’ Jet-jet pejuang Amerika dan sekutu-sekutunya di Barat telah mendatangkan malapetaka yang dahsyat kepada Iraq, Afghanistan dan negara-negara lain. Teknologi dalam bidang ini dikuasai oleh Barat.

Jet-jet pejuang yang dicipta untuk tujuan berperang menjadi semakin canggih pada hari ini, Antara tahun 1930 -1940, antara jenis pesawat yang digunakan untuk berperang ialah:
BF-109 Messerschmitt,
Hawker Hurricane,
A6M Zero,
Fokkel G.I,
JU87 Stuka,
Fokker D21.

Antara tahun 1940-1950
Supermarine Spitfire,
P47 Thunderbolt,
P51 Mustang,
Mosquito,
F4U Corsair,
P38J Lightning
F86 Sabre,
P40 WarHawk,
FW190 Focke
Wulf Messerschmitt ME262,
F6F Hellcat,
P80 Shooting Star,
B25 Mitchell,
F8F Bearcat,
Migl5 Fagot,
AlSkyraider,
Macchi M.C.205Veltro,
Gloster MeteoiF Mk.8,
B-17 Flying Fortress,
de Havilland Vampin.

Antara tahun 1950 – 1960 
MiG21 Fish bed,
F104 Starfighter,
F8 Crusader,
B52G Stratofortress,
CF-105 Avro Arrow,
F106 Delta Dart,
F-84I Thunderstreak,
MiG17 Fresco,
F105Thunder Chief F100 Super Sabre,
J32 Lansen, F101 VooDoo,
B5 Hustler,
MiG-19 Farmer,
J29 Tunnan,
Super Mystere B2,
Hawker Hunter digunakan. Bermula tahur 2000,
jet-jet pejuang dari jenis F/A-22 Raptor,
LCA EuroFighter 2000 Typhoon,
SU47 (S37 Berkut) SU37 Terminator,
MiG/MAPO 1.42 MFI, Aurora FA-18E Super Hornet,
X35 Joint Strike Fighter (JSIF-35)
dan Chengdu J-10 pula digunakan.

Pada era Dajal nilai-nilai kerohanian tidak lag dipandang penting. Justeru teknologi canggih yang wujud di era itu seringkali disalahgunakan. Nabi bersabda, “Apabila Dajal datang, mata kanannya adalah buta dan mata kirinya akan bersinar seperti bintang.” (Riwayat Bukhari dan Ahmad).

Memandangkan Nabi sering mengaitkan bahagian kanan dengan kebaikan, keadaan mata Dajal yang buta di sebelah kanan menunjukkan dia tidak mementingkan aspek kerohanian sama sekali. Segala tindakannya adalah untuk kepentingan duniawi semata-mata. Berpandukan hadis-hadis yang telah dipaparkan, tanpa kita sedari, kita sebenarnya sedang berada di era Dajal. Justeru itu, umat Islam pada hari ini perlu memahami ajaran Islam yang sebenarnya berlandaskan al-Quran dan as-Sunnah. Ajaran itu hendaklah dihayati dan ‘digigit dengan gerahan atau gusi-gusi kita.’ Jika tidak, kita akan hanyut seperti buih di atas permukaan air. (Untuk perincian berhubung tajuk ini, bacalah buku Empayar Minda Muslin, karangan Dr. Danial bin Zainal Abidin).®

Dr. Danial bin Zainal Abidin
ialah seorang Pengamal Perubatan,
Pengarah Urusan Danial Zainal Consultancy,
Penasihat Pertubuhan Penyebaran Islam Antarabangsa,
Motivator Radio Malaysia Pulau Pinang dan
Penulis bagi PTS Publication.

faeez58
http://www.putera.com/tanya/lofiversion/index.php/t57924.html

Khutbah Rasulullah
 SAW tentang Dajjal Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: “Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal”. Baginda telah bersabda: “Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin”.

“Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya”.

“Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf”.

“Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk”.

“Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab: “Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?” Orang Arab itu akan berkata: “Tentu.” Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya: “Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu.”

“Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: “Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya: “Siapa Tuhanmu?” Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab: “Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah.”

“Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga.”

Kata Rasulullah s.a.w lagi: “Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak me-ngakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi”.

“Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi”.

“Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing kepanasan dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah”.

Dalam hadis yang lain, “di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur.”

Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai.”

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w ada bersabda: “Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu”.

“Itulah yang dikatakan hari pembersihan. Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi.”

Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan: “Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya: “Mengapa menangis?” Saya menjawab: “Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya.”

Rasulullah s.a.w berkata: “Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat.”

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa.”

Ada yang bertanya: “Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu.”

Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: “Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?” Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan”.

Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: “Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?” Mereka semua menjawab: “Ya, kami ingin.” Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.

Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: “Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas’ud dan kemudian membunuh Dajjal itu.”

Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan 7,000 kaum wanita. Wallahu A’lam.

faeez58 // January 15, 2009 at 5:43 pm | Reply
Postby mardhiah12 on Sat Sep 29, 2001 3:29 am
Assalamu’alaikum
nih copy paste ajer nih :kenyit:

DAJJAL DAN YA’JUJ WA-MA’JUJ MENURUT AL-QUR’AN
Kata Dajjal tak tertera dalam Al-Qur’an, tetapi dalam Hadits sahih diterangkan, bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari surat al-Kahfi melindungi orang dari fitnahnya Dajjal, jadi menurut Hadits ini, Al-Quran memberi isyarat siapakah Dajjal itu. Mengenai hal ini diterangkan dalam Kitab Hadits yang amat sahih sebagai berikut:

“Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal.”

“Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal.”

Boleh jadi, dalam menyebut sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir, itu yang dituju ialah seluruh surat Al-Kahfi yang melukiskan ancaman Nasrani yang beraspek dua, yang satu bersifat keagamaan, dan yang lain bersifat keduniaan. Bacalah sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi, anda akan melihat seterang-terangnya bahwa yang dibicarakan dalam dua tempat itu adalah ummat Nasrani.

Mula-mula diuraikan aspek keagamaan, yang dalam waktu itu Nabi Muhammad dikatakan sebagai orang yang memberi peringatan umum kepada sekalian manusia (ayat 2), lalu dikatakan sebagai orang yang memberi peringatan khusus kepada ummat Nasrani (ayat 4), yaitu ummat yang berkata bahwa Allah memungut Anak laki-laki. Demikianlah bunyinya:

“Segala puji kepunyaan Allah Yang menurunkan Kitab kepada hamba-Nya …, … agar ia memberi peringatan tentang siksaan yang dahsyat dari Dia… dan ia memperingatkan orang-orang yang berkata bahwa Allah memungut anak laki-laki.” (18:1-4).

Terang sekali bahwa yang dituju oleh ayat tersebut ialah ummat Nasrani, yang ajaran pokok agamanya ialah Tuhan mempunyai Anak laki-laki. Dalam sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi diuraikan seterang-terangnya, bahwa ummat Nasrani mencapai hasil gemilang di lapangan duniawi. Demikianlah bunyinya :

“Apakah orang-orang kafir mengira bahwa mereka dapat mengambil hamba-Ku sebagai pelindung selain Aku?… Katakan Apakah Kami beritahukan kepada kamu orang-orang yang paling rugi perbuatannya? (Yaitu) orang yang tersesat jalannya dalam kehidupan dunia, dan mereka mengira bahwa mereka adalah orang yang mempunyai keahlian dalam membuat barang-barang.” (18: 102-104).

Ini adalah gambaran tentang bangsa-bangsa Barat yang diramalkan dengan kata-kata yang jelas. Membuat barang adalah keahlian dan kebanggaan ummat Nasrani, dan ciri-khas inilah yang dituju oleh ayat tersebut. Mereka berlomba-lomba membuat barang-barang, dan mereka begitu sibuk datam urusan ini, sehingga penglihatan mereka akan nilai-nilai kehidupan yang tinggi, menjadi kabur sama sekali. Membuat barang-barang, sekali lagi membuat barang-barang, adalah satu-satunya tujuan hidup mereka di dunia. Jadi, sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi menerangkan dengan jelas bahayanya ajaran Kristen tentang Putra Allah, dan tentang kegiatan bangsa-bangsa Kristen di lapangan kebendaan, dan inilah yang dimaksud dengan fitnahnya Dajjal.

Ya’juj wa-Ma’juj diuraikan dua kali dalam Al-Quran. Yang pertama diuraikan dalam surat al-Kahfi, sehubungan dengan uraian tentang gambaran Dajjal. Menjelang berakhimya surat al-Kahfi, diuraikan tentang perjalanan Raja Dhul-Qarnain* ke berbagai jurusan untuk memperkuat tapal-batas kerajaannya.

Ternyata bahwa menurut sejarah, raja ini ialah raja Persi yang bernama Darius I. Diterangkan dalam surat tersebut, bahwa perjalanan beliau yang pertama, berakhir di laut Hitam. “Sampai tatkala ia mencapai ujung yang paling Barat, ia menjumpai matahari terbenam dalam sumber yang berlumpur hitam.” (18:86). Ternyata bahwa yang dimaksud sumber yang berlumpur hitam ialah Laut Hitam.

Selanjutnya diuraikan dalam surat tersebut, kisah perjalanan beliau ke Timur “Sampai tatkala ia mencapai tempat terbitnya matahari, ia menjumpai matahari terbit di atas kaum yang tak Kami beri perlindungan dari (matahari) itu” (18:90). Selanjutnya diuraikan tentang perjalanan beliau ke Utara. “Sampai tatkala ia mencapai (suatu tempat) diantara dua bukit” (18:93).

Yang dimaksud dua bukit ialah pegunungan Armenia dan Azarbaijan. Dalam perjalanan ke Utara ini, raja Dhul-Qarnain berjumpa dengan suatu kaum yang berlainan bahasanya, artinya, mereka tak mengerti bahasa Parsi. Kaum ini mengajukan permohonan kepada raja Dhul-Oarnain sbb: “Wahai Dhul-Qarnain! Sesungguhnya Ya’juj wa Ma’juj itu membuat kerusakan di bumi. Bolehkah kami membayar upeti kepada engkau, dengan syarat sukalah engkau membangun sebuah rintangan antara kami dan mereka” (18:94).

Selanjutnya Al-Qur’an menerangkan, bahwa raja Dhul-Qarnain benar-benar membangun sebuah tembok** dan sehubungan dengan itu, Al-Qur’an menyebut-nyebut besi dan tembaga sebagai bahan untuk membangun pintu gerbang:

“Berilah aku tumpukan besi, sampai tatkala (besi) itu memenuhi ruangan di antara dua bukit, ia berkata: ‘Bawalah kemari cairan tembaga yang akan kutuangkan di atasnya’ (18:96). Dalam ayat 97 diterangkan, bahwa tatkala tembok itu selesai, mereka (Ya’juj wa-Ma’juj) tak dapat menaiki itu, dan tak dapat pula melobangi itu. Dalam ayat 98, raja Dhul-Qarnain menerangkan, bahwa bagaimanapun kuatnya, tembok ini hanya akan berfaedah sampai jangka waktu tertentu, dan akhirnya tembok ini akan runtuh. Lalu kita akan dihadapkan kepada peristiwa yang lain. “Dan pada hari itu, Kami akan membiarkan sebagian mereka (Ya’juj wa-Ma’juj) bertempur melawan sebagian yang lain” (18:99).

*[Kata Dhul-Qarnain makna aslinya "mempunyai dua tanduk", tetapi dapat berarti pula "orang yang memerintah dua generasi", atau, "orang yang memerintah dua kerajaan. Makna terakhir ini diberikan oleh musafir besar Ibnu Jarir. Dalam kitab perjanjian lama, Kitab Nabi Daniel, terdapat uraian tentang impian nabi Daniel, dimana ia melihat seekor domba bertanduk dua. Impian itu ditafsirkan dalam al-Kitab dengan kata-kata sebagai berikut: "Adapun domba jantan, yang telah kau lihat dengan tanduk dua pucuk, yaitu raja Media dan Persi, (Daniel 8:20). Diantara raja Media dan Persi, yang paling cocok dengan gambaran Al-Quran, ialah raja Darius I (521-485 sebelum Nabi Isa).

Jewish Encyclopaedia menerangkan sbb : "Darius adalah negarawan yang ulung. Peperangan yang beliau lakukan hanyalah dimaksud untuk membulatkan tapal-batas kerajaannya, yaitu di Armenia, Kaukasus, India, sepanjang gurun Turania dan dataran tinggi Asia Tengah". Pendapat ini dikuatkan oleh Encyclopaedia Britannica sbb: "Tulisan yang diukir dalam batu menerangkan bahwa raja Darius adalah pemeluk agama Zaratustra yang setia. Tetapi beliau juga seorang negarawan yang besar. Pertempuran yang beliau lakukan, hanyalah untuk memperoleh tapal-batas alam yang kuat bagi kerajaannya, demikian pula untuk menaklukkan suku bangsa biadab di daerah perbatasan. Jadi, raja Darius menaklukkan bangsa biadabdi pegunungan Pontic dan Atmenia,dan meluaskan kerajaan Persia sampai Kaukasus"].

**Rintangan atau tembok yang diuraikan disini ialah tembok yang termasyur di Derbent (atau Darband) yang terletak di pantai Laut Kaspi. Dalam kitab Marasidil – Ittila’, kitab ilmu-bumi yang termasyur, terdapat uraian tentang hal itu. Demikian pula dalam kitabnya lbnu at-Faqih. Encyclopaedia Biblica menjelaskan tembok itu sbb :.Derbent atau Darband adalah sebuah kota kerajaan Parsi di Kaukasus, termasuk propinsi Daghistan, di pantai Barat laut Kaspi… Di ujung sebelah Selatan, terletak Tembok Kaukasus yang menjulang ke laut, yang panjangnnya 50 mil, yang disebut Tembok Alexander…Tembok ini seluruhnya mempunyai ketinggian 29 kaki, dan tebal ± 10 kaki; dan dengan pintu gerbangnya yang dibuat dari besi, dan berpuluh-puluh menara-pengintai, merupakan pertahanan tapal-batas kerajaan Parsi yang kuat].

Judul Buku: DAJJAL YA’JUJ DAN MA’JUJ
Karya: Maulana Muhammad Ali
Penerjemah: H.M. Bachrun
Penerbit: Darul Kutubil Islamiyah, Jakarta
Imam Ali bin Abi Talib berpesan: “Tenangkanlah hati dalam waktu-waktu tertentu, kerana jika hati itu merasa letih ia akan menjadi buta”

Filed under: Ashkenazi, Bloodlines, dajjal, ILLUMINATI, Jesuit, Khazar, Konspirasi, Trilateral Commission, Yahudi, Yakjuj Makjuj

ASAL USUL Illuminates & Gog Magog & Jews 13th

The Khazars were a Turkic people who originated in Central Asia. The Khazar empire is located north of the Caucasus mountains region. 




Origins. The Khazars were a Turkic people who originated in Central Asia. The early Turkic tribes were quite diverse, although it is believed that reddish hair was predominant among them prior to the Mongol conquests. In the beginning, the Khazars believed in Tengri shamanism, spoke a Turkic language, and were nomadic. Later, the Khazars adopted Judaism, Islam, and Christianity, learned Hebrew and Slavic, and became settled in cities and towns thruout the north Caucasus and Ukraine. The Khazars had a great history of ethnic independence extending approximately 800 years from the 5th to the 13th century.


In the book The Thirteenth Tribe, Ashkenazi Jew Arthur Koestler documented the history :
This book traces the history of the ancient Khazar Empire, a major but almost forgotten power in Eastern Europe, which in A.D. 740 converted to Judaism. Khazaria, a conglomerate of Aryan Turkish tribes, was finally wiped out by the forces of Genghis Han, but evidence indicates that the Khazars themselves migrated to Poland and formed the craddle of Western (Ashkenazim) Jewry…

The Khazars’ sway extended from the Black sea to the Caspian, from the Caucasus to the Volga, and they were instrumental in stopping the Muslim onslaught against Byzantium, the eastern jaw of the gigantic pincer movement that in the West swept across northern Africa and into Spain.

Thereafter the Khazars found themselves in a precarious position between the two major world powers: the Eastern Roman Empire in Byzantium and the triumphant followers of Mohammed. AsArthur Koestler points out, the Khazars were the Third World of their day, and they chose a surprising method of resisting both the Western pressure to become Christian and the Eastern to adopt Islam. Rejecting both, they converted to Judaism.

The second part of Mr. Koestler’s book deals with the Khazar migration to Polish and Lithuanian territories, caused by the Mongol onslaught, and their impact on the racial composition and social heritage of modern Jewry. He produces a large body of meticulously detailed research in support of a theory that sounds all the more convincing for the restraint with which it is advanced.

Mr. Koestler concludes: “The evidence presented in the previous chapters adds up to a strong case in favour of those modern historians – whether Austrian, Israeli or Polish – who, independently from each other, have argued that the bulk of modern Jewry is not of Palestinian, but of Caucasian origin. The mainstream of Jewish migrations did not flow from the Mediterranean across France and Germany to the east and then back again. The stream moved in a consistently westerly direction, from the Caucasus through the Ukraine into Poland and thence into Central Europe. When that unprecedented mass settlement in Poland came into being, there were simply not enough Jews around in the west to account for it, while in the east a whole nation was on the move to new frontiers” ( page 179,page 180).

“The Jews of our times fall into two main divisions: Sephardim and Ashkenazim. The Sephardim are descendants of the Jews who since antiquity had lived in Spain (in Hebrew Sepharad) until they were expelled at the end of the fifteenth century and settled in the countries bordering the Mediterranean, the Balkans, and to a lesser extent in Western Europe. They spoke a Spanish-Hebrew dialect, Ladino, and preserved their own traditions and religious rites. In the 1960s, the number of Sephardim was estimated at 500000.

The Ashkenazim, at the same period, numbered about eleven million. Thus, in common parlance, Jew is practically synonymous with Ashkenazi Jew.”

In Mr. Koestler’s own words, “The story of the Khazar Empire, as it slowly emerges from the past, begins to look like the most cruel hoax which history has ever perpetrated.”

As expected, The Thirteenth Tribe caused a stir when published in 1976, since it demolishes ancient racial and ethnic dogmas…At the height of the controversy in 1983, the lifeless bodies of Arthur Koestler and his wife were found in their London home. Despite significant inconsistencies, the police ruled their death a suicide…   


Origins of the Türük People 



 Armored riders, detail from petraglyphs in Char-Chad, Altai Mountains, Mongolia




Armored riders, detail from petraglyphs in Char-Chad, Altai Mountains, Mongolia
The Gök Türks (aka Türük, Kök Türük, Tourkh, Turk, Tujue, Tr’wk) were one of the many nomadic Turkic peoples that lived in Mongolia in the early Middle Ages. Their origins are not clear because 6th-7th century Chinese sources describe different myths. They might have been a part of the Xiongnu, they might have been Turkified Xianbei who fled massacre from the Tuoba Wei or they might have Turkified Indo-Europeans. Whoever their origins were, they were the first Turkic group to use the name Turk. The ruling family of Türük came from the Ashina tribe which was believed to have descended from a child and the Kök Böri (Blue Wolf). Until 552, the Türük people lived in the Southern Altais but in 552 they moved into the Orkhon Valley in Central Mongolia.

The Türüks were living under Rouran (aka Ruanruan) rule during the early-6th century. They were employed as blacksmiths for the Rouran ruler, because Turkic peoples were well known from their iron working. Under the leadership of their leader Bumïn (Tumen), they overthrew the Rouran yoke in 552, with the help of their allies, the Western Tuoba Wei Dynasty. Bumïn declared his independence in Ötüken (the sacred forest-mountain which later became the center of the Eastern Gök Türük Qaghanate), and earned the title Il-Qaghan. He appointed Istemi (Shedianmi), his brother, as the Yabghu of the Western territories of the newly-founded Gök Türk Qaghanate, but died within a year.



Golden Age of the Eastern Qaghanate
Bumïn Il-Qaghan was succeded by Qara Qaghan, but he also died soon and was replaced with Buqan (Mugan) Qaghan. During his reign, the Gök Türk Empire lived it’s Golden Age, when the Rouran were finally defeated and with the help of Western Tuoba, totally massacred in 555. He then marched on the Khitans and the Qïrghïz and eventually brought them under Gök Türk rule. He also forced the Chinese Zhou and Qi Dynasties to pay tribute to him, while expanded the empire in a short time. With his brother Istemi Yabghu, he organized a campaign against the Hephtalites (White Huns) and destroyed them with the help of the Sâssânid Empire of Irân. He was also the first Turkic ruler to enter Transoxiana (after Zhizhi Chanyu of Western Xiongnu), and soon, Turkic rulers settled on the Soghdian-inhabited towns of Transoxiana, like Samarkand and Bukhara. When he died in 572, the Gök Türk borders had reached Manchuria to the East and Irân to the West.
A Balbal, small statue symbolising the foes killed by a hero during his life 

Istemi Yabghu became a semi-independent ruler in the Western territories of the Gök Türk Empire, and stayed as the Yabgu until his death in 576. He had some famous campaigns like his Hephtalite Campaign, which resulted in the partition of the White Hunnic Empire between the Western Gök Türks and the Sâssânids. He later allied with the Roman Emperor Iustinus II, and fought against his former ally, the Sâssânids fort he control of the Silk Road. He was victorious, and captured many Transoxianian towns like Samarkand, Bukhara and Tashkend. When the campaign had ended, his armies were marching in Azerbaijan. In 571, the Western Türküt armies crossed the Caucasian Mountains and entered Roman territories, because the Romans had supported the Avars in their struggle with the Gök Türks (Avars were chased westwards by Istemi Yabghu). Istemi also invaded Crimea with the help of Oghur Turks. But, this did not result in a major Gök Türk-Roman war, and Istemi Yabghu died in 576, five years after Buqan Qaghan’s death.




Khazar sun disc



Engravings resembling the Jewish Star of David were unearthed at two Khazar sites, one along the Donets River in eastern Ukraine and the other along the Don River in southern Russia. This one is a circular metal disc, interpreted by Professor Bozena Werbart of Umea University as Jewish but seen by others as shamanistic or pagan. The circular nature of the disc may represent the sun, and the 6 points may represent rays of the sun. Scholars lean towards assigning the disc to Tengri shamanism due to the fact that there are also known examples of Khazarian sun discs with 5 or 7 points, rather than consistently 6. Some of the Jewish-Turkic graves at Chelarevo in what used to be Hungary contain engravings of the Star of David and are believed to belong to Khazar Kabar migrants. However, the claim that the Star of David first became a symbol of Jewish nationalism in Khazaria is by no means certain.

Filed under: alMahdi, Ashkenazi, Khazar, Yahudi

Bani Qanthura’ atau Keturah?

Pesanan Rasulullah saw. tentang  Iraq di akhir zaman

Salah satu riwayat ‘ajaib’ tentang nasib Iraq di akhir zaman adalah riwayat tentang invasi Bani Qanthura terhadap Iraq. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah menjelaskan bahwa di akhir zaman akan terjadi  penyerbuan bangsa Qanthura’ terhadap Bashrah, sebuah negeri kaum muslimin yang berada di tepi sungai Dajlah (Tigris hari ini). Dalam peperangan tersebut umat Islam berhasil mengalahkan bangsa Qanthura’. 
Dari Abu Bakrah bahwasanya Rasulullah telah bersabda:
“Akan ada segolongan kaum dari umatku yang menetap di sebuah daerah yang mereka namakan Bashrah, di sisi sebuah sungai yang disebut Dijlah (Dajlah), dan di atas sungai itu ada sebuah jembatan. Penduduk daerah itu akan bertambah banyak, dan ia akan menjadi salah satu negeri dari negeri-negeri orang-orang yang berhijrah. [Perawi Muhammad ibnu Yahya berkata: Abu Ma’mar meriwayatkan dengan mengatakan: negeri-negeri kaum muslimin].

Kelak di akhir zaman Bani Qanthura’ yang berwajah lebar dan bermata sipit akan datang menyerbu, sehingga mereka mencapai tepian sungai Dajlah. Pada saat itulah penduduk daerah itu akan terpecah menjadi tiga kelompok. Satu kelompok mengikuti ekor sapi (menuntun binatang mereka) dan menyelamatkan diri ke pedalaman, Mereka akan binasa. Satu kelompok lainnya memilih menyelamatkan dirinya dengan jalan memilih kekafiran. Adapun kelompok terakhir menempatkan keluarganya di belakang punggung mereka dan bertempur melawan musuh. Mereka itulah orang-orang yang akan mati syahid.” HR. Abu Daud, dihasankan oleh Al Albani. 

Dalam lafal yang lain diterangkan bahwa sisa-sisa kelompok umat Islam yang berperang ini akan mampu mengalahkan Bani Qanthura’: “Adapun satu kelompok yang terakhir menempatkan keluarganya di belakang punggung mereka dan mereka maju berperang menyongsong musuh. Orang-orang yang terbunuh di antara mereka adalah orang-orang yang mati syahid, dan Allah akan melimpahkan kemenangan kepada mereka melalui orang-orang yang tersisa.” HR. Ahmad-shahih.

Siapa Sebenarnya Bani Qanthura’?
Banyak hadits yang menjelaskan beberapa ciri Bani Qanthura’, di antaranya mereka memiliki wajah yang lebar dan mata yang sipit. Ciri seperti ini juga dimiliki oleh Bangsa Turk (bukan Turki saat ini). Imam al-Bukhari sendiri menempatkan hadits shahih ini dalam bab “Qital al-Turk”, perang melawan bangsa Turk. Begitu pula imam Ahmad, Abu Daud, Abu Bakr bin Syaibah, dan para ulama lain menempatkan hadits tentang Bani Qanthura’ di atas dalam kumpulan hadits yang membahas perang umat Islam melawan bangsa Turk. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, salah satu perawinya yang bernama al-‘Awwam bin Hausyab mengatakan : “Bani Qanthura’ adalah bangsa Turk.”

Bangsa Turk yang dimaksudkan dalam dalam banyak riwayat, wallahu a’lam bi-shawab, tidak terbatas pada penduduk sebuah negera yang kini dikenal dengan nama internasional Republik Turki semata. Sekalipun Republik Turki hari ini adalah sebuah negara sekuler yang didirikan oleh Musthafa Kamal Al-Yahudi, namun mayoritas penduduknya adalah kaum muslimin. Padahal hadits-hadits shahih di atas menyebutkan bahwa bangsa Turk yang memerangi kaum muslimin di akhir zaman adalah orang-orang kafir.

Jika mereka bukan penduduk negera yang hari ini dikenal dengan nama Republik Turki ini, lantas siapa gerangan bangsa Turk yang akan memerangi kaum muslimin di akhir zaman tersebut ?

Imam  Syamsul Haq ‘Azhim Abadi dalam ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud menulis bahwa riwayat imam Muslim dengan lafal ‘mereka memakai pakaian yang terbuat dari bulu, dan memakai alas kaki yang juga terbuat dari bulu’ secara tegas menunjukkan bahwa pakaian mereka terbuat dari bulu, demikian pula halnya dengan alas kaki (sandal dan sepatu) mereka. Sebagaimana dikatakan oleh imam Ibnu Dihyah dan para ulama yang lain, model pakaian seperti ini disesuaikan dengan iklim lingkungan tempat mereka tinggal. Mereka tinggal di daerah-daerah yang diselimuti oleh salju-salju yang sangat tebal.

Dari berbagai hadits shahih yang menyebutkan ciri-ciri fisik dan kondisi geografis negeri bangsa besar Turk ini, setidaknya para pakar hadits dan sejarah telah bisa meraba-raba suku bangsa dan negeri mana saja yang tergolong dalam keluarga besar bangsa dan negeri Turk. Negeri-negeri dingin bersalju menjadi salah satu ciri tempat kediaman mereka.

Amerika dan Eropa Termasuk Bani Qanthura yang akan Menggempur Bashrah ?
Yang dimaksud dengan Romawi atau Ar-Rum dalam hadits-hadits akhir zaman dan kemunculan imam Mahdi adalah bangsa-bangsa Eropa. Pada beberapa abad yang lalu, sebagian dari mereka telah bermigrasi ke Benua Amerika dan Australia. Mereka adalah anak cucu bangsa Romawi dan para pewaris Imperium Romawi Barat dan Imperium Romawi Timur (Bizantium) yang bersejarah itu.

Memang benar bahwa nama Romawi saat surat Ar-Rum turun dan hadits-hadits shahih yang disabdakan oleh Nabi merujuk pada penguasa Imperium Romawi Timur. Akan tetapi, fakta ini tidak menafikan pandangan yang menyatakan bahwa orang-orang Eropa Barat, Amerika, dan Australia saat ini merupakan kelanjutan dari Imperium Romawi, baik secara politik ataupun kebudayaan. Karena itu, bangsa Prancis, Inggris, Jerman, ataupun selainnya yang hidup di daratan Benua Eropa merupakan komponen-komponen pewaris Imperium Romawi dalam hal kebudayaan, politik, dan agama.

Invasi Amerika ke Iraq Maret 2003
Tanggal 20 Maret 2003 M. Setelah tembakan salvo pada hari itu, 5 kapal induk AS, di antaranya ialah USS Carl Vinson, USS Kitty Hawk dan USS Theodore saling berlomba menembakkan rudal-rudal jelajah Tomhawk ke Irak. Ratusan pesawat tempur dan puluhan ribu tentara AS dan sekutunya ikut pula menyemarakkan gelar kekuatan militer dalam Perang Teluk Jilid II ini.
Kini banyak orang mereka-reka, apakah Amerika Serikat dan Inggris yang memimpin penyerbuan koalisi Sekutu ke Iraq di bulan Maret 2004 yang lalu termasuk ke dalam kelompok Bani Qanthura’ yang menyerbu Basrah? Dengan kata lain, apakah Bani Qanthura’ dalam hadits tersebut bisa dimaknai Amerika dan sekutunya?

Secara nash memang tidak diketemukan dalil yang menunjukkan Amerika dan sekutu-sekutunya sebagai Bani Qanthura’ yang menyerang Basrah. Meski demikian, apabila hadits-hadits yang menyebutkan tentang serangan Bani Qanthura’ dan bangsa Turk tersebut kita bandingkan dengan sifat-sifat Amerika dan sekutu-sekutunya yang kini menduduki Iraq, akan ditemukan kesamaan sebagian —bukan seluruh— sifat antara Bani Qanthura’-bangsa Turk dan Amerika-sekutu. Sebagian kesamaan tersebut adalah:

Pertama, Amerika, Inggris, dan sekutu-sekutunya yang melakukan invasi militer ke Iraq termasuk dalam kelompok negara yang mengalami empat musim, dan salah satu musim tersebut adalah musim salju. Pada musim tersebut, mereka terbiasa memakai pakaian yang tebal dari bulu. Keadaan seperti ini sesuai dengan sebagian ciri yang disebutkan dalam hadits, yaitu ‘mereka memakai pakaian yang terbuat dari bulu, dan memakai alas kaki yang juga terbuat dari bulu’.

Kedua, Sikap kaum muslimin penduduk Basrah, kota-kota di Iraq dan negara-negara muslim lainnya dalam menghadapi invasi militer AS dan sekutu-sekutunya. Secara umum, sikap mereka terbagi menjadi tiga. Sekelompok penduduk Iraq memilih untuk murtad, dengan bergabung bersama pasukan inbasi militer AS dan sekutunya. Mereka rela menjadi mata-mata, penerjemah, polisi, atau pejabat dalam pemerintahan transisi buatan AS dan sekutu-sekutunya. Demi mendapat keuntungan duniawi yang sedikit, mereka berkhianat kepada agama dam bangsa.

Sekelompok lainnya memilih menyelamatkan diri sendiri dan keluarganya, baik dengan jalan mengungsi ke negara lain maupun berpindah ke daerah-daerah di Iraq yang dirasa lebih aman. Untuk menyelamatkan diri dan hartanya, mereka memilih bersikap pasif. Mereka enggan terlibat dalam gerakan-gerakan perlawanan yang berjuang untuk mengusir agresor AS dan sekutunya.

Sekelompok terakhir memilih terlibat secara aktif dalam gerakan perlawanan untuk mengusir agresor AS dan sekutu-sekutunya. Mereka rela meninggalkan harta dan keluarganya demi membebaskan negeri Islam tersebut dari penjajahan tentara kafir. Sebagian di antara mereka gugur di medan perjuangan. Sebagian lainnya terluka. Sebagian sisanya tertawan. Dan selebihnya, insya Allah, akan memetik kemenangan atas musuh-musuh Islam.
Keadaan ini mirip dengan kondisi yang disebutkan dalam hadits di atas, “Pada saat itulah penduduk daerah itu akan terpecah menjadi tiga kelompok. Satu kelompok mengikuti ekor sapi (menuntun binatang mereka) dan menyelamatkan diri ke pedalaman, Mereka akan binasa. Satu kelompok lainnya memilih menyelamatkan dirinya dengan jalan memilih kekafiran. Adapun kelompok terakhir menempatkan keluarganya di belakang punggung mereka dan bertempur melawan musuh. Mereka itulah orang-orang yang akan mati syahid.” 

Ketiga, secara nasab bangsa Amerika, Inggris, dan Eropa memang tidak termasuk dalam rumpun bangsa Turk. Meski demikian, bapak moyang mereka adalah sama. Menurut imam Abu Amru, Ali Mula al-Qari, dan sebagian besar pakar sejarah mereka semua adalah anak keturunan Yafits bin Nuh. Yafits bin Nuh menurunkan anak keturunan yang kelak menjadi bangsa Turk, Eropa, Cina, Jepang, Mongol dan lain-lain. Dan karena mayoritas penduduk Amerika Serikat awalnya adalah imigran Kristen dari Eropa, maka secara nasab bangsa Amerika Serikat adalah bagian dari Eropa.

Demikianlah beberapa ciri lahir Amerika dan Eropa yang memiliki kemiripan dengan bani Qanthura. Meskipun demikian, hal itu tidak secara otomatis dapat membuat kita dapat memastikan bahwa mereka adalah Bani Qanthura’. Namun demikian umat Islam bisa memetik banyak hikmah penting berkaitan dengan invasi militer AS dan sekutunya ke Irak ini. Salah satunya adalah bagaimana setiap muslim bersikap terhadap fenomena semua bentuk invasi bangsa barat ke negeri-negeri umat Islam. Selalunya dalam setiap penjajahan penduduk setempat akan terbelah menjadi tiga kelompok; yang berjuang untuk melawan, yang bergabung dengan musuh dengan cara berkhianat, dan yang mencari aman dengan tidak memihak kepada siapapun. Dan hasil akhir serta nasib mereka sudah dijelaskan dalam hadits di atas.

Hikmah lainnya adalah bahwa peristiwa invasi Amerika ke Iraq mengajarkan kepada kita; kepada siapa kita akan bergabung ? Sungguh, Rasulullah telah menjanjikan kemenangan dan pertolongan Allah bagi kelompok pejuang Islam ini dalam hadits-hadits tentang ath-thaifah al-manshurah, di antaranya dalam hadits: Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang menegakkan agama Allah, orang-orang yang memusuhi mereka maupun tidak mau mendukung mereka sama sekali tidak akan mampu menimpakan bahaya terhadap mereka. Demikianlah keadaannya sampai akhirnya dating urusan Allah.” (HR. Bukhari)

Wallahu A’lam bish-shawab.

Rizal on

Terima kasih atas tulisannya. Saya sudah lama mencari nasab ras cina (mongoloid), baru mendapat titik terangnya dalam tulisan ini meskipun mungkin penafsiran kita tidak sama.

Nubuwat Rasulullah s.a.w dalam hadis sahih di atas saya yakin telah terjadi, yaitu ketika bangsa mongol menaklukkan dan menghancurkan Baghdad pada 1253 M. Jelas sekali cirinya: wajah lebar dan mata sipit. Dalam nubuwat tersebut, wajah lebar dan mata sipit inilah penakluknya. Mereka bukan menumpang penaklukan bangsa lain atas Baghdad seperti diandaikan di atas bahwa bangsa Jepang dan Korea menumpang penaklukan bangsa Amerika dan Inggris atas Iraq. Ingat, mata sipit inilah aktor utamanya.
Mereka juga kemudian dikalahkan di Syam dan mundur kembali hingga ke Asia Tengah. Tepat seperti lahiriah teks hadis tersebut. Keturunan bangsa Rum (Amerika & Inggris) sama sekali tidak menepati ciri mata sipit dan wajah datar/lebar. Bangsa mongol adalah bangsa yang berbaju dan bersepatu bulu. Lihat penggambaran bangsa mongol kuno dalam film-film sejarah cina. Persis seperti itu.

Yang menarik buat saya adalah sebutan “Bani Qanthura” untuk bangsa sipit dan wajah lebar ini. Qanthura adalah istri ketiga Nabi Ibrahim a.s. Dari beliau, Nabi Ibrahim memperoleh 6 anak, di antaranya Madyan yang menurunkan bangsa Madyan di mana Nabi Syuaib diutus pada mereka.

Di kitab yang dipegang oleh Ahlulkitab, dituliskan bahwa Nabi Ibrahim memerintahkan anak-anaknya ini mengembara ke timur. Lokasi negeri cina sekarang memang ada di timur Syria/Palestina, tempat tinggal Nabi Ibrahim dulu.

Yang belum ketemu sambungannya adalah, bangsa cina sudah membuat peradaban besar dekat dengan zaman Nabi Ibrahim. Kalau Nabi Ibrahim baru menyuruh anak-anaknya untuk bergerak ke timur, tak mungkin dalam waktu singkat mereka sudah mampu membuat peradaban besar melibatkan jutaan orang. Padahal untuk membuat peradaban besar, perlu ratusan bahkan ribuan tahun menetap di suatu tempat.
Wallahua’lam.

 

anakjawi on


Saya berpandangan ia adalah bangsa China Monggoloid. Bangsa yang amat ganas dan kejam. Tidak ada bangsa yang berwajah lebar dan bermata sepet selain kaum ini. Mereka dari kawasan gurun yang sejuk, berpakaian bulu binatang. Dalam sejarah juga menyebutkan kaum monggol ini ada kaitan dengan bangsa Asia Tengah dan bangsa Khazars sedarah kaum turk.

Tidak mustahil, mereka akan mengulangi sekali lagi bersama rakan sosialis bangsa Rusia. Perang Dunia ke3? Persoalan kenapa Baghdad? Ia adalah laluan dalam kancah perang Asia Barat yang diterajui Israel dan USA, satu kemungkinan.

Jika ia telah berlaku zaman Abbasid dahulu, ada kemungkinan fitnah Dajjal sudah tersebar luas ketika itu. Hanya Salahuddin al Ayubi sahaja yang gagah berani menentang musuh Islam. Mungkin inilah maksud 1/3 kaum muslimin seperti yang disebut dalam hadis tersebut. w/a

Balas

Filed under: alMahdi, Bani Qanthura', keturah, Khazar, Monggol

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 10 other followers

TODAY

Ogos 2014
I S R K J S A
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Laman

Arkib

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.